KORDANEWS — Pengerjaan ruas jalan tol Kayuagung – Palembang – Betung (Kapal Betung) kini tengah dipercepat proses pengerjaan.
Saat ini dari total 111 kilometer jalan yang ada baru ruas Kayuagung Palembang atau pintu sementara dengan terhubung sepanjang 29,5 kilometer.
Direktur PT Waskita Sriwijaya Tol (WST), Herwidiakto yang merupakan pengelola dan penanggung jawab proyek infrastruktur Kapal Betung mengatakan untuk menunjang percepatan pengerjaan, dimulai dengan pengecoran terakhir atau closure di Jembatan Ogan.
“Jembatan Ogan memiliki panjang total sekitar 1,6 KM dan menghubungkan Seksi satu yang telah beroperasi yakni ruas tol Kapal Betung dengan Jalan Lintas Timur, “ujarnya seusai Topping off Ceremony Proyek Jembatan Ogan Tol Kapal Betung, Sabtu (1/5).
Selain itu, jembatan tol ini juga merupakan proyek tol terpanjang di Indonesia, dengan nilai kontrak pembangunan mencapai Rp1,25 triliun, dan memakan waktu pengerjaan selama 4 tahun atau tepatnya dimulai pada Juni 2016.
“Untuk bentang jembatan sendiri panjangnya 180 meter dengan lebar 2×17 meter. Dan hari ini merupakan pengecoran terakhir, di mana progresnya sekitar 97,63 persen,”katanya.
Bahkan dirinya menjelaskan jika jembatan Ogan merupakan titik penghubung yang penting pada ruas tol Kapal Betung untuk menghubungkan kota Palembang menuju Betung, dan Jambi.
“Tol Kapal Betung ini diyakini akan memberikan kontribusi mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi,” terangnya.
Proses pembangunan jembatan Ogan Tol Kapal Betung ini juga hampir 99 persen menggunakan produk-produk lokal.
“Selain ini merupakan jembatan tol terpanjang di Indonesia, pada proses pembangunan jembatan ini produk pembangunannya menggunakan produk-produk lokal,” bebernya.













