Health

Makan Sehat Hindari Terkena Penyakit Setelah Lebaran

×

Makan Sehat Hindari Terkena Penyakit Setelah Lebaran

Share this article

KORDANEWS -Bulan suci Ramadhan tahun ini kini telah berakhir dan kita siap untuk menyambut Idul Fitri atau yang biasa dikenal juga dengan istilah Lebaran. Idul Fitri adalah hari perayaan kemenangan atas perjuangan selama sebulan berpuasa. Acara ini dirayakan dengan penuh sukacita, memberikan sedekah dan pesta berbagai makanan lezat.

Selama bulan suci Ramadhan, tubuh perlahan-lahan mulai terbiasa dengan rutinitas tertentu menerima makanan pada waktu tertentu. Kembali ke kebiasaan makanan sebelum Ramadhan dapat menyebabkan kejutan pada sistem tubuh dan dapat memicu efek samping yang tidak diinginkan seperti gangguan pencernaan, dada terasa nyeri seperti terbakar, dan kenaikan berat badan dengan cepat. Hal umum yang terjadi selama perayaan Idul Fitri adalah makan berlebihan. Selain efek samping telah disebutkan tadi, makan berlebihan saat Lebaran juga dapat menyebabkan kelelahan dan kecenderungan untuk tidur dalam jangka waktu yang lebih lama.

Agar terhindar dari semua efek yang tidak menyenangkan tadi, ada baiknya untuk tetap menjaga pola makan. Jangan makan terlalu berlebihan dan jagalah pola makan yang sehat.

Berikut adalah tips cara makan sehat saat lebaran:

Awali dengan makan sayuran

Mengapa saat lebaran juga penting untuk tetap mengkonsumsi sayuran? Cara terbaik untuk mengendalikan dan mengurangi nafsu makan adalah makan sayuran terlebih dahulu. Sayuran penuh dengan nutrisi penting dan serat yang akan membuat kita merasa kenyang sehingga kita dapat menolak dengan sopan tawaran makan dengan tidak makan makanan berkalori tinggi dan menggemukan dalam jumlah banyak. Sebelum makan makanan lain, makanlah semangkuk salad atau tumis sayuran dan sesudahnya perut kita tidak akan meminta porsi makanan yang banyak mengandung kalori dan lemak.

Konsumsi makanan rendah garam

Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kelebihan garam tidak baik untuk tubuh. Penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Yonsei menunjukkan dampak konsumsi garam yang berlebihan pada kesehatan dan khususnya pada tingkat tekanan darah dan penyakit kardiovaskular. Jadi, jangan pernah menambahkan terlalu banyak garam. Sebagai gantinya, gunakan rempah-rempah dan bumbu-bumbu seperti kemangi, peterseli, thyme, rosemary, bubuk ketumbar, lada, cabai dan jus lemon. Jangan menggunakan susu kental dalam jumlah banyak dan berhati-hatilah dengan gula saat memakan makanan manis.

Minum air sebelum makan

Sebuah studi dari Institut Politeknik dan Universitas Negeri Virginia menyimpulkan bahwa orang yang mengonsumsi dua gelas (500 mL) air sebelum makan, dia akan makan antara 75 dan 90 kalori lebih sedikit saat makan. Ini cara mudah untuk mengurangi asupan makanan.

Makanlah dalam porsi kecil dan sering

Makan dalam porsi besar sekaligus dapat menyebabkan masalah lambung. Semakin besar makanan, semakin lama waktu yang dibutuhkan perut untuk mencernanya. Mengkonsumsi makanan dalam porsi yang kecil dan sering membuat lambung lebih mudah mencerna makanan dan juga dapat merangsang metabolisme. Akan lebih baik untuk menjaga jarak antara waktu makan lebih pendek, seperti 3-4 jam daripada jarak yang terlalu panjang seperti 6-7 jam.

Jaga kadar gula

Kita tahu, makanan manis yang kita sukai tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah banyak. Secara umum, saat Idul Fitri, umat Islam memulai hari mereka untuk saling menyapa dengan berbagi makanan-makanan manis, seperti kue-kue kering. Walaupun kita sangat menyukai makanan tersebut, tetap saja makanan itu harus dikonsumsi secara terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *