Health

Perkenalkan Diet Alkaline: Manfaat, Cara, Menu Makanan, dll

×

Perkenalkan Diet Alkaline: Manfaat, Cara, Menu Makanan, dll

Share this article
Healthy food background, trendy Alkaline diet products - fruits, vegetables, cereals, nuts. oils, dark blue concrete background above

KORDANEWS – Diet alkaline adalah pengaturan pola makan dengan asupan makanan bersifat basa (alkali) dan meminimalisir jenis makanan yang memicu pembentukan asam. Diet ini dipercaya dapat menurunkan berat badan dengan efektif. Ketahui apa itu alkaline diet, cara diet, jenis makanan, dan efek sampingnya.

Apa Itu Alkaline Diet?
Diet Alkaline adalah pengaturan pola makan untuk menyeimbangkan pH tubuh secara alami. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung basa (alkali) lebih sering daripada makanan mengandung asam. Saat pH tubuh seimbang, maka seseorang akan memiliki berat badan ideal dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

Pola diet alkali ini pertama kali dipopulerkan oleh selebritis dunia seperti Victoria Beckham, Jennifer Aniston, dan Kate Hudson, namun belum ada penelitian secara medis yang membuktikan keamanan dan keampuhan diet ini. Berdasarkan konsep diet tersebut, Anda harus makan makanan bersifat basa seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran.

Cara Diet Alkaline
Level pH adalah ukuran asam dan basa. pH 0 berarti asam, pH 14 berarti basa, dan pH 7 berarti netral. Setiap bagian tubuh memiliki level pH yang berbeda, misalnya pH darah sekitar 7,35-7,45 dan pH perut asam 3,5 atau lebih agar bisa memecah makanan.

Sementara dalam aturan diet alkali, jenis makanan basa yang Anda makan akan membantu pH darah Anda secara substansial agar tetap dalam level konstan. Kondisi ini bertujuan untuk memelihara kesehatan sekaligus untuk menjaga berat badan ideal.

Berikut ini adalah beberapa saran apabila Anda ingin melakukan cara diet alkaline:

Mengatur pola makan yaitu 80% makanan bersifat basa atau alkali dan 20% makanan pembentuk asam.
Aturan tersebut untuk setiap makanan, minuman, serta makanan ringan setiap hari.
Anda tidak perlu menghitung pH setiap makanan, cukup mengetahui mana jenis makanan basa dan makanan asam.
Selama Anda mengikuti pola diet ini, Anda disarankan untuk menghindari kafein dan minuman beralkohol.
Baca Juga: Diet Air Putih: Manfaat, Cara Kerja, Efek Samping, dll

Jenis Makanan untuk Diet Alkaline
Makanan basa (alkali) dapat mengurangi risiko tingkat keasaman dan refluks asam pada tubuh yang memicu penyakit. Berdasarkan pemahaman tersebut, makanan basa dijadikan standar untuk aturan diet ini.

Berikut ini jenis makanan sesuai dengan level pH:

Asam: Daging, unggas, ikan, susu, telur, biji-bijian, alkohol.
Netral: Lemak alami, pati, dan gula.
Alkaline: Buah-buahan, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan sayuran.
Berikut ini adalah jenis makanan untuk diet alkali:

* Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, selada, seledri, peterseli, argula, dan sawi hijau. Buah musiman seperti kiwi,nanas, kesemek, nektarin, semangka, jeruk bali, aprikot, dan apel.
* Kacang-kacangan seperti kacang mede, kacang chestnut, dan kacang almond.
* Kembang kol dan brokoli.
* Rumput laut dan garam laut.
* Sayuran akar seperti ubi, talas, teratai, bit, dan wortel.
* Bawang, bawang putih, dan jahe.

Itulah jenis makanan basa yang dapat membantu menyeimbangkan pH tubuh. Sementara Anda dianjurkan untuk membatasi asupan makanan bersifat asam seperti:

– Daging
– Produk susu
– Telur
– Biji-bijian tertentu
– Gula rafinasi
– Makanan olahan

Terlalu banyak konsumsi makanan asam akan memicu masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, namun bukan berarti Anda dilarang untuk konsumsi makanan bersifat asam sama sekali. Anda harus menyeimbangkan kebutuhan nutrisi dan vitamin untuk tubuh Anda dari asupan makanan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *