EkonomiPeristiwaPolitik

Pengadilan Inggris Tolak Serahkan Emas Venezuela ke Presiden Maduro

×

Pengadilan Inggris Tolak Serahkan Emas Venezuela ke Presiden Maduro

Share this article

KORDANEWS – Hakim pengadilan Inggris memutuskan menolak menyerahkan simpanan emas Venezuela senilai USD1.8 miliar (sekitar Rp2.6 triliun) yang berada di lemari besi bank sentral di London kepada Presiden Nicolas Maduro.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (3/7), hakim menyatakan pemerintah Inggris tidak mengakui Nicolas Maduro sebagai presiden Venezuela.

“Pemerintah Inggris dengan tegas mengakui (Juan) Guaido sebagai Presiden Venezuela. Maka dari itu tidak lagi mengakui Maduro sebagai presiden Venezuela,” kata Hakim Nigel Teare saat membacakan amar putusan.

Guaido yang merupakan Ketua Majelis Nasional sekaligus mendeklarasikan sebagai presiden interim Venezuela mengajukan gugatan menolak klaim Maduro atas kepemilikan emas tersebut.

Kuasa hukum yang mewakili Maduro, Sarosh Zaiwalla, menyatakan kecewa terhadap keputusan tersebut.

“Pemerintahan Maduro mengendalikan seluruh Venezuela dan lembaga pemerintahan, dan hanya mereka yang berwenang mendistribusikan seluruh bantuan kemanusiaan dan pasokan medis yang diperlukan untuk melawan pandemi virus corona,” kata Zaiwalla

“Hal itu harus mengalami penundaan dan nyawa penduduk Venezuela kini terancam,” ujar Zaiwalla.

Maduro menyatakan akan menjual emas itu untuk membeli bahan makanan, obat-obatan dan alat-alat medis untuk menghadapi pandemi virus corona.

Di sisi lain, Guaido menyambut baik putusan hakim tersebut untuk melindungi aset Venezuela. Dia juga tengah menggugat status kepemilikan kilang pengolahan minyak milik Venezuela, Citgo, yang berada di Amerika Serikat.

“Hal yang pertama adalah emas itu terlindung dari tangan diktator,” kata Guaido.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *