KORDANEWS — Pihak Keluarga Johan Saputra (49) warga Jalan Teratai Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang dibunuh anak tirinya yakni Jef (18) di Desa Prabumulih II Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musirawas Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (30/7/2020) lalu. Membantah pengakuan tersangka kalau almarhum mau perkosa anak tirinya.
Sebelum tewas akibat dibunuh oleh anak tirinya, ternyata korban sempat menelpon kami yang berada di Palembang dan mengatakan bahwa dirinya di keroyok oleh keluarga istrinya
Adik almarhum Neliwati menceritakan, kalau kejadian bahwa kakaknya mau memperkosa anak tirinya itu dibantahnya. Kejadian tersebut tidak seperti itu, sebelumnya istri almarhum ini pernah melaporkan kejadian pemerkosaan tersebut ke Polda namun setelah di panggil ia tidak datang.
“Iya istrinyo ini pernah melaporkan kejadian ke Polda Sumsel, namu setelah di panggil polisi ia (istri alm) tidak bisa menunjukkan hasil visum hasil pemerkosaan. Pada saat di panggil polisi dio tidak kunjung datang,” ujar Neliwati saat ditemui kediamnya Selasa (4/8/20) sore.
Atas kejadian tersebut suami istri pun menjadi ribut besar, kemudian Suryana istri almarhum ini pulang kampung cukup lama juga. Setelah dia mintak jemput karena kakak takut dimana pernah di keroyok oleh keluarga istrinya disana.
“Kakak kami itu tidak mau jemput karena takut, soalnya sebelumnya pernah ribut dengan keluarga Suryani istrinya. Jadi perna mengajak orang kesana tiba ia datang kesini, kami kira mereka rujuk terus mereka mudik naik motor empat beranak,” ungkapnya.













