KORDANEWS – Suara merdu di lantunankan oleh warga binaan Lapas Kelas I Merah Mata Palembang, ketika latunan ayat suci alquran saat menyetor hafalan didapan ustadz Saripada Nasution selaku pembimbing Rabu (5/8/20) di Masjid At Taubah yang berada di Lapas Kelas I Merah Mata.
Sebanyak 36 orang warga binaan yang hafidz quran tiga diantaranya hafidz hafal 30 juz sisanya beragam hafal mereka.
Kalapas Kelas I Merah Mata Kadiyono mengatakan untuk pembinaan pemasyarakatan di Lapas Kelas I Merah Mata ada dua yakni pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Salah satu pembinaan kepribadian adalah pembinaan keagamaan yang disesuaikan dengan agama masing-masing warga binaan.
“Untuk agama islam salah satu kegiatan warga binaan adalah menghafal quran. Warga binaan yang menghafal alquran dibimbing ustadz dari kerja sama Lapas Merah Mata dengan yayasan amal PT Pusri sejak 2014 lalu,”katanya kepada wartawan.
Dikata Kadiyono, untuk tahun 2020 ini ada 36 orang warga binaan Lapas Merah Mata yang sudah hafidz quran tiga diantaranya hafal 30 juz. 33 orang lainnya hafalan bervariasi dari satu juz, 11 juz hingga 19 juz.
“Mereka yang hafidz selalu menyetor hafalan kepada pembimbing dari yayasan amal PT Pusri. Setiap satu minggu sekali, merupakan kegiatan yang baik saya selaku Kalapas sangat mendukung penuh dan harus berdayakan dan disampaikan ke masyarakat,”harapnya.
Kadiyono memandang menghafal Alquran bukanlah hal yang mudah kalau tidak mendapatkan hidayah maupun anugerah yang luar biasa untuk bisa menghafal alquran itu sangat sulit.
“Kita ketahui bersama mereka sudah masuk usia lanjut yang tingkat menghafalnya sangat sulit tapi bagi kami ini sangat luar biasa warga binaan berhasil menghafal alquran,”ujarnya













