KORDANEWS – MUARAENIM – Tanjungenim Kota Wisata nampaknya isapan jempol belaka, betapa tidak masyarakat Pasar Tanjungenim, tepatnya Jalan Bantingan, Pasar Pagi Blok B, masyarakatnya harus mengeluarkan uang sendiri untuk pembangunan gorong-gorong.
“Bertahun-tahun apabila hujan turun, air melimpah ke badan jalan hingga berangsur merusak jalan dan sangat menggangu orang yang melintas baik pejalan kaki maupun pengendara, kendati demikian tidak ada tindakan dari pihak manapun untuk membenahi pasilitas umum ini, baik pemerintah maupun perusahaan di sekitar wilayah tanjung ini,” Kata Hendra salah satu warga setempat saat ditemui di lokasi, Kamis (21/1/2021).
Cakui, warga yang turut bergerak mengumpulkan dana dari masyarakat menuturkan, selama ini tidak ada gorong disini, dan tidak ada tindakan dari pihak manapun, maka hasil kesepakatan masyarakat, dilakukan sumbangan sukarela hingga terkumpula uang lebih kurang Rp 2 juta.
“Melihat kondisi sangat parah, kami bersama warga lainnya sokongan untuk pembangunan goring-goring ini,” tuturnya.
Dodi warga lainnya, menyampaikan kekecewaanya terhadap perusahaan di sekitar wilayah Tanjungenim, yang katanya akan menjadikan tanjungenim kota wisata, nyatanya untuk memperbaiki saluran air saja tidak dilakukan.













