Health

Cara Mulai Hidup Aktif Jika Anda Tak Pernah Berolahraga Sebelumnya

×

Cara Mulai Hidup Aktif Jika Anda Tak Pernah Berolahraga Sebelumnya

Share this article

KORDANEWS – Anda yang selama ini jarang atau sama sekali tidak pernah berolahraga sebelumnya mungkin bingung harus memulainya dari mana. Namun apa pun yang jadi alasan Anda untuk mulai hidup lebih aktif, sebaiknya jangan langsung berolahraga yang berat atau yang berintensitas tinggi, seperti angkat beban contohnya. Ingat pepatah yang berbunyi, “sediki-sedikit lama-lama jadi bukit”, kan? Nah begini panduan memulai olahraga yang baik.

Bangun motivasi Anda terlebih dahulu
Awalnya Anda harus punya komitmen dulu untuk menetapkan tujuan olahraga yang akan Anda mulai. Pasalnya, penelitian mengatakan kalau motivasi olahraga yang digabung dengan rencana aktivitas nyata akan lebih berhasil untuk diwujudkan.

Contohnya seperti menuliskan aktivitas yang Anda rencanakan selama 4 minggu ke depan. Mulai dari kegiatan fisik apa yang akan Anda lakukan, berapa lama Anda akan melakukannya, dan kapan Anda akan selesai melakukannya.

Rencana aktivitas ini akan menjelaskan apa yang seharusnya Anda lakukan dan membiarkan Anda melihat dan menganalisis sejauh mana kemajuan Anda setelah memulai olahraga.

Lalu, bagaimana cara memulai untuk berolahraga?
Ketika Anda mengalami kesulitan atau tidak tahu mulai dari mana, coba bicarakan dengan dokter atau ahli kesehatan mengenai rencana Anda untuk berolahraga. Setelah itu, mulailah dengan memasukkan lebih banyak aktivitas ke dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Misalnya seperti contoh sederhana berikut ini:

Saat berangkat ke kantor, cobalah untuk memilih naik tangga dibanding naik lift atau eskalator.
Jika Anda naik kendaraan umum, berhentilah di halte atau terminal yang agak jauh dari kantor. Tempuh jarak sisanya dengan berjalan kaki santai.

Anda juga bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau sekadar naik turun tangga sebelum dan sesudah makan siang.
Saat libur, daripada cuma menonton TV seharian Anda bisa melakukan aktivitas fisik seperti berjalan-jalan di taman, mencoba berenang, atau sekadar jogging di pagi hari.

Terkadang dengan perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari bisa membantu Anda menjadi lebih aktif berolahraga. Alih-alih langsung pergi ke gym atau sekadar treadmill, cobalah untuk berjalan santai atau jogging di sekitar lingkungan Anda tinggal terlebih dahulu.

Lambat laun tubuh juga akan menyesuaikan diri dengan aktivitas yang Anda lakukan. Setelahnya, barulah Anda bisa beralih ke olahraga yang lebih berat, seperti angkat beban, atau bahkan freeletics sekalipun.

Berapa lama normalnya Anda harus berolahraga? Apa yang bisa dilakukan?

Sesuai dengan rekomendasi WHO, Anda disarankan untuk melakukan kegiatan olah fisik ini dengan aktivitas sedang selama 150 menit per minggu. Tapi jika ingin melakukan olahraga yang berat, Anda bisa melakukannya selama 75 menit saja.

Selama waktu berolahraga, Anda tidak perlu memaksakan diri untuk berolahraga terus menerus. Coba bagi beberapa sesi dalam satu hari. Lalu, American Heart Association (AHA) menyarankan sebagai berikut:

Lakukan olahraga intensitas sedang selama 150 menit per minggunya, Atau lakukan selama 30 menit saja setiap hari. Bisa dilakukan dengan bersepeda atau berjalan cepat keliling lingkungan rumah.

Sedangkan untuk olahraga yang berat, cukup lakukan selama kurun waktu 25 menit saja per harinya. Di sini Anda bisa berolahraga seperti angkat beban, muaythai, atau bahkan bermain sepak bola atau futsal.

Fokus satu jenis olahraga dulu
Fokus dulu pada satu jenis atau satu macam gerakan yang Anda ingin lakukan dan jangan berkecil hati dengan target yang belum bisa Anda capai.

Seiring kebugaran tubuh meningkat, Anda akan berhasil melakukan beragam gerakan yang sebelumnya belum bisa Anda lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *