KORDANEWS-High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se Sumsel laksanakan koordinasi pengendalian inflasi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) jelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Pada awal acara HLM, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel menyampaikan “Pada tahun 2020 inflasi Sumatera Selatan tercatat sebesar 1,55% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 1,60% (yoy) dan berada di bawah kisaran sasaran inflasi 3,0±1%.” jelasnya.
Dikatakannya, Realisasi ini juga lebih rendah dari inflasi tahun 2019 yang sebesar 2,06% (yoy). Inflasi yang rendah tersebut dipengaruhi oleh belum pulihnya permintaan sebagai dampak pandemi COVID-19 serta upaya yang dilakukan oleh TPID dan pihak terkait lainnya melalui strategi 4K, yaitu Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi yang efektif. Pada Maret 2021 perkembangan inflasi Provinsi Sumsel tetap terjaga yaitu tercatat sebesar 0,15% (mtm), 0,49% (ytd), dan 1,12% (yoy).













