Kordanews – Pihak Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang menjelaskan kronologi dugaan penganiayaan perawat yang viral di media sosial. Dari keterangan pihak rumah sakit, kejadian itu terjadi pada Kamis (15/4) sekitar pukul 10.45.
Nursing Development and Clinical Operations Division Head RS Siloam Sriwijaya, Benedikta Betty Bawaningtyas, menyebutkan perawat awalnya melepas infus pasien yang berumur dua tahun, dengan menggunakan kapas dan diplester, karena pasien sudah diperbolehkan pulang.
Pasien yang sedang aktif langsung digendong lalu plester terlepas dan darahnya keluar. Ibu pasien yang panik berteriak dan komplain kepada pihak rumah sakit. Saat itu juga langsung dilakukan upaya penanganan oleh kepala ruangan dan perawat ini, pasien sudah diganti kapas dan upaya lainnya.













