KORDANEWS – Penyakit batu ginjal terjadi ketika urine yang mengandung senyawa-senyawa tertentu tidak dikeluarkan dengan baik. Pada akhirnya, senyawa-senyawa ini menjadi kristal di dalam ginjal. Agar ukurannya tidak semakin membesar dan menyumbat saluran, pengidap batu ginjal perlu mengatur pola makannya.
Biasanya, dokter akan menyarankan pengidap batu ginjal untuk menghindari makanan tinggi oksalat. Oksalat adalah senyawa organik yang ditemukan di dalam berbagai tumbuhan. Senyawa ini dinilai dapat memperparah kondisi batu ginjal. Nah, berikut beberapa makanan rendah oksalat yang masih boleh dikonsumsi pengidap batu ginjal.
Makanan Rendah Oksalat untuk Pengidap Batu Ginjal
Banyak makanan secara alami rendah oksalat yang masih bisa dikonsumsi pengidap batu ginjal secara aman. Melansir dari Healthline, berikut ini beberapa jenis makanan yang rendah kandungan oksalatnya:
Buah-buahan, seperti pisang, blackberry, blueberry, ceri, stroberi, apel, aprikot, lemon, persik
Sayuran, seperti sawi, brokoli, kubis, kembang kol, jamur, bawang bombay, kacang polong, dan zucchini
Biji-bijian dan pati, seperti nasi putih, tepung jagung, oat bran
Protein, seperti telur, daging, ikan, unggas
Produk susu, seperti yoghurt, keju, susu, mentega
Minuman, seperti kopi, air, jus buah
Bumbu dan rempah-rempah, seperti kayu manis, lada hitam, kunyit, ketumbar, jinten, dan lain-lain.
Makanan-makanan di atas rendah kandungan oksalatnya. Kendati demikian, kamu tetap perlu membatasi makanan tersebut bila mengidap batu ginjal. Sebab, mengonsumsinya berlebihan tetap dapat memberikan efek negatif pada batu ginjal yang sudah ada.













