KORDANEWS – Saat berpuasa, Anda tidak diperkenankan minum sejak subuh hingga matahari tenggelam. Untuk mengembalikan cairan yang hilang, Anda bisa mendapatkan asupan air dari buah-buahan. Lantas, apa saja jenis buah pengganti cairan tubuh saat puasa?
Buah pengganti cairan tubuh saat puasa
Berpuasa membuat pola makan dan minum sehari-hari berubah selama sebulan penuh. Meski demikian, kebutuhan asupan cairan tetap sama.
Jika tidak, Anda akan rentan mengalami dehidrasi yang bisa membahayakan tubuh.
Mungkin Anda merasa kembung karena harus minum air dengan jumlah yang banyak, tapi dengan waktu terbatas.
Meski begitu, Anda bisa menambah asupan air dengan cara menyenangkan. Ya, Anda bisa mengonsumsi buah kaya air.
Selain menjadi pengganti cairan tubuh, buah-buahan juga kaya serat, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya yang tak kalah penting untuk kesehatan Anda.
Inilah beragam jenis buah dengan kandungan air yang melimpah untuk gantikan cairan tubuh yang hilang saat puasa.
1. Semangka
semangka buah pengganti cairan tubuh saat puasa
Semangka merupakan buah yang cocok dikonsumsi saat buka dan sahur. Tak heran, buah ini sering dikonsumsi sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang saat puasa karena kaya akan air.
Sebanyak 92% kandungan semangka terdiri dari air. Ya, dalam 100 gram semangka, kandungan air di dalamnya mencapai 91,4 gram.
Selain itu, semangka juga kaya akan gula alami, yakni sebanyak 6,2 gram. Gula dari buah-buahan penting untuk mengembalikan energi.
Meski tinggi gula, buah ini rendah kalori, bahkan hanya sebesar 30 kkal. Hal ini dikarenakan kandungan airnya yang melimpah.
Jika Anda memilih semangka yang berwarna merah, Anda akan mendapatkan asupan likopen yang bersifat antioksidan.
Antioksidan penting untuk menangkal radikal bebas sehingga Anda terhindar dari kerusakan sel penyebab penyakit kronis.
2. Stroberi
Stroberi juga cocok sebagai buah pengganti cairan tubuh saat puasa. Dalam 100 gram stroberi, kandungan airnya sebanyak 91,1 gram. Hal ini berarti bahwa kadar airnya mencapai 91 persen.
Selain itu, buah ini juga kaya akan vitamin C. Zat gizi ini baik untuk menjaga kekebalan tubuh. Jadi, Anda tidak rentan sakit selama bulan Ramadan sehingga ibadah tetap lancar.













