KORDANEWS – Martabak, tumisan, dan banyak masakan lainnya mengandalkan bawang bombay sebagai rempah penyedap, selain bawang merah dan bawang putih. Ya, bawang jenis ini bisa menambah kelezatan makanan. Banyak orang yang menggunakan bawang bombay dalam berbagai masakan karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan dipercaya memberi manfaat bagi kesehatan. Jadi, apa saja manfaatnya?
Bawang bombay yang memiliki nama ilmiah Allium cepa Linnaeus, merupakan jenis bawang yang sering Anda temukan di berbagai masakan. Selain teksturnya yang renyah, bawang ini punya aroma khas yang membantu menyedapkan makana.
Tak hanya itu saja, ternyata bawang bombay juga kaya kandungan gizi dan manfaat. Dalam 100 gram bawang bombay, terkandungan berbagai nutrisi, seperti:
Protein: 1,4 gram.
Karbohidrat: 10,3 gram.
Serat: 2 gram.
Lemak: 0,2 gram.
Natrium: 12 mg.
Kalium: 9,6 mg.
Vitamin C: 9 mg.
Kalsium: 32 mg.
Zat Besi: 0,5 mg.
Zink: 0,3 mg.
Vitamin B2: 0,21 mcg (mikrogram).
Karoten total: 50 mcg.
Berdasarkan nilai gizi tersebut, bawang bombay termasuk bahan makanan yang mengandung padat zat gizi. Bawang bombay rendah kalori namun tinggi akan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan di dalamnya.
Manfaat bawang bombay untuk kesehatan
manfaat bawang bombay
Berdasarkan kandungan nutrisi, ada berbagai potensi yang bisa Anda dapatkan jika mengonsumsi bawang bombay, antara lain:
1. Menjaga kesehatan jantung
Bawang bombay memiliki manfaat sangat baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dari menjaga tekanan darah, hingga menurunkan risiko terjadinya serangan jantung.













