KORDANEWS – Bertanam semangka adalah pilihan yang dianggap Aam, warga Indralaya Indah, Ogan Ilir cukup menguntungkan. Masa panen semangka juga tergolong singkat, hanya sekitar 60 harian atau 2 bulan. Sehingga tidak perlu menunggu waktu terlalu lama untuk meraup hasil panen. Jika perawatan tepat, kuantitas hasil penen akan memberikan keuntungan yang maksimal.
Dilahan dengan luas sekitar 1,25 hektar, hamparan sulur tanaman semangka sudah menghijau menutupi area tersebut. “Sudah sekitar satu bulan lah semangka ini kita tanaman. Kira-kira Oktober awal kita mulai tanam,” ujar Aam yang juga tinggal di sekitar area kebun tersebut.
Setiap dua hari sekali di waktu sore, dilakukan penyiraman dengan menggunakan sistem drip irigasi di setiap bedengan tanaman semangka. Namun jika kondisi cuaca cukup panas, penyiraman bisa dilakukan setiap hari. Mengingat semangka adalah buah yang banyak mengandung air. Maka kebutuhan air menjadi hal yang pokok. “Kita memang rutin disini tanam semangka. Kadang kita selingi dengan tanam jagung. Kalau sekarang kebetulan lagi tanam semangka,” ungkapnya.
Setiap dua kali panen Aam Langsung berganti tanam jenis yang ditanam. Misal setelah dua kali panen Semangka baru kemudian ditanam jagung. Begitupun seterusnya. “Tujuannya kita lakukan rotasi tanam supaya hama penyakit tidak banyak ngumpul, kalau tanam semangka terus lama kelamaan makin banyak hamanya. Jadi tidak bagus juga untuk hasil buahnya kedepan,” jelasnya.













