Ekonomi

Februari 2023 Inflasi Sumatera Selatan Terus Terkendali dan Membaik di Bawah Nasional

×

Februari 2023 Inflasi Sumatera Selatan Terus Terkendali dan Membaik di Bawah Nasional

Share this article

KORDANEWS-Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Februari 2023 mengalami inflasi sebesar 0,08% (mtm), Sesuai dengan rilis inflasi Badan Pusat Statistik (BPS), melandai dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya yang sebesar 0,35% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan, realisasi inflasi Provinsi Sumatera Selatan tercatat sebesar 5,43% (yoy). Angka tersebut lebih rendah dari inflasi nasional yang tercatat 5,47% (yoy), sebuah perkembangan yang baik semakin dekat dengan inflasi nasional.

Seperti disampaikan Erwin Soeriadimadja selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mengatakan “Inflasi pada bulan laporan utamanya disumbang oleh komoditas bawang merah dengan andil 0,072% (mtm), bimbingan belajar dengan andil 0,026% (mtm), beras andil 0,026% (mtm), ikan mujair andil 0,024% (mtm), dan jeruk andil 0,023% (mtm). Pada Februari 2023, biaya bimbingan belajar di Provinsi Sumatera Selatan mengalami peningkatan yang didorong oleh momentum persiapan periode ujian sekolah. Inflasi pada bulan laporan juga didorong oleh kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan dimana tekanan harga pada komoditas bawang merah disebabkan oleh gangguan pasokan pada daerah sentra di Jawa akibat adanya cuaca ekstrim. Sementara inflasi beras terjadi seiring dengan puncak panen padi yang baru akan berlangsung pada bulan Maret mendatang.” ungkapnya. Jum’at (03/03/23)

Lebih lanjut katakannya, sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam menjaga tingkat inflasi Sumatera Selatan tetap stabil. Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat koordinasi diantaranya melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Bulog Divre Sumsel terkait implementasi pasar murah khususnya jelang Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri. Koordinasi juga terus ditingkatkan melalui optimalisasi program kerja zonasi TPID kota sampel inflasi serta perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD) salah satunya dengan Provinsi Bengkulu untuk menjaga pasokan cabai merah. Bank Indonesia terus memperkuat sinergi implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang ditandai dengan peluncuran empat program unggulan pengendalian inflasi pangan pada acara GNPIP Nasional (24/02) di Palembang mengangkat Sinergi dan Inovasi Untuk Ketahanan Pangan Nasional Melalui Program Sumsel Mandiri Pangan; antara lain melalui sinergi KAD, modernisasi pertanian, sinergi penguatan gerakan tanam GNPIP dan GSMP, dan launching agenda pasar murah jelang HBKN Idul Fitri 1444 H & implementasi QRIS pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *