Kriminal

Masalah Tato, Anak Punk Ditangkap Lakukan Penganiayaan

×

Masalah Tato, Anak Punk Ditangkap Lakukan Penganiayaan

Share this article
ist

KORDANEWS – Tindak penganiayaan dialami korban Soleh (20) yang dilakukan pelaku MA (18). Keduanya sama-sama pengamen yang juga anak punk di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Saat melakukan penganiayaan, pelaku dalam kondisi mabuk miras (minuman keras). Dan pemicu penganiayaan hanya karena gegara tato hingga korban dipukul serta alami luka dibagian kepala sebelah kiri.

“Korban alami luka dan berobat ke Rumah Sakit Sobirin setelah itu melaporkan kejadian di Polres,” kata Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara didampingi Kanit Pidum, Iptu Jemmy Amin Gumayel.

Korban Soleh, warga Jalan Karyatama, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklinggau Timur I alami tindak penganiayaan pada Sabtu, 6 Mei 2023 sekitar jam 22.00 WIB.

Penganiayaan tersebut dilakukan pelaku MA, warga Jalan Kartini, Kelurahan B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

“Kejadiannya di Jalan Bukit Sulap, Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklingau Timur II, tepatnya di depan kolam King,” ujarnya.

Kasat Reskrim mengungkapkan, pihaknya saat itu mendapatkan informasi bahwa terjadi keributan di tempat kejadian perkara (TKP). Dan sesampai di TKP, anggota menemukan adanya korban seorang laki-laki yanh sedang terluka pada bagian kepala sebelah kiri.

Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pertolongan dan pengobatan. Anggota juga saat berada di TKP mendapat keterangan bahwa yang membuat keributan adalah pengamen yang dikenal sebagai anak-anak punk.

“Diketahui pelaku penganiayaan adalah MA dengan cara melakukan pemukulan terhadap korban Soleh sesama anak punk,” jelas Kasat Reskrim.

Setelah adanya laporan mengenai penganiayaan tersebut dan telah mendatangi TKP, anggota menganalisa hasil penyelidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *