KORDANEWS – Ada berbagai macam jenis cabai dan semuanya memiliki cita rasa yang luar biasa. Mengingat betapa pedasnya cabai, banyak orang yang ragu untuk mencobanya. Tetapi tak jarang pula ada orang yang merasa ada yang kurang di makanannya jika tidak menggunakan cabai.
Cabai bisa membakar mulut, namun buah pedas ini dikemas dengan banyak nutrisi. Cabai mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, C, dan B1. Mereka semua memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan yang baik.
Cabai juga memiliki jumlah potasium yang banyak, mengurangi risiko penyakit jantung. Kandungan tembaganya juga dapat meningkatkan kesehatan tulang dan otak.
Simak jenis-jenis cabai yang ada di dunia di bawah ini!
10 Jenis Cabai dan nilai gizi yang terkandung
1. Cabai Rawit
Cabai rawit berasal dari Cayenne, Guyana Prancis. Ini adalah cabai varietas pedas sedang yang populer. Mereka tumbuh di berbagai negara dan wilayah, termasuk Afrika Timur, Meksiko, dan India.
Cabai ini memiliki ciri khas berbentuk panjang dengan ujung melengkung dan berwarna merah cerah. Panjangnya antara 10 hingga 25 cm,
Dalam satu sendok makan cabai rawit, mengandung nilai gizi terdiri dari 17 kkal, lemak 0,92 gram, protein 0,64 gram, dan karbohidrat 3 gram.
2. Cabai Habanero
Cabai Habanero ini sangat pedas. Tapi mereka juga memiliki rasa jeruk dan asap yang enak. Cabai ini berasal dari Amazon dan memiliki banyak warna seperti merah, jingga, hijau, kuning, dan ungu.
Panjang Cabai Habanero mencapai 2-6 cm. Bentuknya pendek, gemuk, dan ujungnya runcing. Tetapi cabai jenis ini mengandung banyak panas dengan peringkat Scoville antara 100 ribu – 350 ribu SHU.
Orang sering mengeringkan cabai ini dan menggilingnya menjadi bubuk. Cabai Habanero cukup populer di seluruh dunia. Tapi mereka adalah makanan pokok masakan Yucatecan.
Kandungan gizi dalam 100 gram Cabai Habanero terdiri dari, energi 31 kkal, karbohidrat 7,3 gram, lemak total 0,4 gram, protein 2,56 gram, kalium 248 miligram dan, kalsium 29 miligram.
3. Cabai Piquillo
Berbeda dengan jenis cabai lainnya, Cabai Piquillo sama sekali tidak pedas. Varietas asal Spanyol ini memiliki rasa yang manis dengan sedikit rasa pedas, berasap, dan tajam. Rasanya mirip dengan paprika.
Saat matang, panjang sekitar 2,5 – 3 inci, berbentuk pendek dan ujungnya runcing. Mengingat rasanya yang manis, Cabai Piquillo ditambahkan ke berbagai resep gurih.
Orang sering mengonsumsinya dengan makanan laut, daging, dan keju atau menikmatinya sebagai camilan .
Yang lebih menakjubkan tentang paprika Piquillo adalah nutrisinya yang tinggi. Mereka memiliki jumlah vitamin C yang banyak . Juga, mereka mengandung vitamin E, B, A, dan banyak serat.
4. Cabai Serrano
Cabai Serrano dinamai menurut tempat asalnya yaitu Pegunungan Sierra di Meksiko. Ini adalah cabai paling populer kedua di Meksiko. Cabai Serrano mentah berwarna hijau, tetapi bisa berubah menjadi coklat, oranye, merah, dan kuning setelah mencapai kematangan.
Varietas ini cukup pedas dengan peringkat Scoville 10 ribu – 23 ribu SHU. Rasanya mirip dengan Cabai Jalapeno tetapi sedikit lebih pedas. Rasa pedasnya tidak langsung datang tetapi setelah memakannya beberapa saat.
Cabai kaya vitamin dan mineral seperti: vitamin B6 – 25,3%, vitamin C – 49,9%, kalium – 12,2%, tembaga – 12,9%.
5. Cabai Shishito
Cabai Shishito adalah varietas dari Jepang. Ini adalah salah satu cabai paling lembut dengan peringkat Scoville hanya 50-200 SHU.
Cabai Shishito memiliki rasa manis dengan aroma jeruk dan berasap. Soal penampilan, Cabai Shishito memiliki bentuk khas cabai panjang dan tipis, namun ujungnya seringkali rata.
Kulitnya memiliki beberapa kerutan dan berubah dari hijau menjadi merah saat matang.
Dalam tujuh buah Cabai Shishito, mengandung nilai gizi yang terdiri dari 15 kalori, yaitu karbohidrat 3 gram, protein 1 gram, Vitamin A 8%, Vitamin C 35%, dan Besi 2%.
6. Paprika











