KORDANEWS – Pemerintah pusat telah berkomitmen untuk mengkhususkan sebanyak 20 persen dari anggaran APBN tahun 2023 untuk pendidikan.
Hal itu bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat unggul dan mempunyai daya saing.
Melalui Mentri Keuangan Sri Mulyani telah menggelontorkan dana sebesar Rp 608,7 triliun anggaran untuk pendidikan yang disalurkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) kepada setiap daerah di Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi, untuk di Kabupaten Ogan Ilir sendiri dana DAU itu nilainya mencapai Rp 74, 2 Milyar.
Anggaran DAU dari pemerintah pusat itu kata Sayadi diperuntukkan untuk beberapa pembangunan dan Operasional sekolah di Kabupaten Ogan Ilir.
“Dana tersebut terdiri dari dana gaji ASN Rp 16,6 milyar, pembangunan sarana dan prasarana sekolah Rp 7,2 milyar,” ungkap Sayadi. Jumat, 7 Juli 2023.
Kemudian, rehap sarana dan prasarana sekolah Rp 18,7 milyar, pengadaan bilar sekolah sebesar Rp 15 milyar, pengadaan perlengkapan siswa Rp 1,1 milyar.
“Selain itu untuk pelatihan kepala sekolah,bendahara, guru, dan operator sekolah sebesar Rp 14,7 milyar,”ucapnya.
Dikatakan Sayadi untuk pelaksanaanya sendiri sebagian telah di realisasikan. Sebagian lagi akan dilaksanakan di bulan Juli dan di target selesai di akhir oktober.
“Alhamdullah dan kita ucapkan terimakasih di amanatkan yang diberikan. Untuk angaranya sendiri ada kenaikan dari tahun sebelumnya meski tak begitu siknifikan,” terangnya.
Editor : Admin.













