KORDANEWS – Dimulainya pelaksanaan Operasi Mantab Brata (OMB) 2023-2024 yang digelar di seluruh jajaran Polda Sumsel, Polres OI melaksanakan kegiatan apel Siaga Operasi Mantab Brata 2023 – 2024.
Kegiatan apel operasi yang digelar sesuai arahan dan perintah pimpinan teratas dilingkungan Polri melalui Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi baso Rahman itu, berlangsung di lapangan upacara Polres Ogan Ilir, 21 Oktober 2023 pukul 08.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kabag OPS Kompol Suyanto SH.
Giat ini juga diikuti oleh Wakapolres Kompol Hermansyah SH dan PJU Polres Ogan Ilir, serta dikuti oleh sejumlah personel yang terlibat dalam surat perintah Operasi Mantab Brata Polres Ogan Ilir Tahun 2023 – 2024.
Dalam kegiatan apel kali ini, dilakukan pengecekan terhadap kehadiran dan kesiapan anggota yang terbagi dalam beberapa satgas.
“Ini sebagai bentuk pengendalian dan waskat (pengawasan melekat red) terhadap semua satgas yang ada dalam operasi,” ungkap Humas Polres Ogan Ilir, Iptu Abdul Haris.
Tujuan dan maksudnya katanya, supaya apabila sewaktu waktu diperlukan perkuatan jumlah personel dan situasi berkembang satgas yang ada sudah paham akan tugas dan tanggung jawab nya masing-masing.
“Terutama dalam sistem pelaporan harian, selain itu juga kegiatan ini bertujuan agar mudah nantinya dalam pergeseran pasukan untuk pelaksanaan operasi,” katanya.
Ditambahkan oleh Kabag OPS Polres Ogan Ilir, Kompol Suyanto, agar masing masing anggota Polri bisa menjadi mata dan telinga pimpinan untuk memantau situasi politik yang ada di kabupaten Ogan Ilir.
“Diharapkan juga agar anggota bisa menjadi penyaring dan pencegah setiap permasalahan yang timbul dilingkungan masyarakat Ogan Ilir, terutama dalam tahapan-tahapan pemilu yang akan dilaksanakan secara serentak,” terangnya.
Sementara itu Wakapolres Ogan Ilir, Kompol Hermansyah, setiap anggota terus menjaga dan memegang teguh sikap netral dalam pelaksanaan kegiatan Pemilu 2024 tidak ikut dalam kegiatan politik.
“Lakukan tugas dengan baik sesuai dengan petunjuk dan aturan, laporkan kepada pimpinan setiap permasalahan yang ada, serta laksanakan koordinasi yang baik dengan stakeholder dan instansi yang terkait agar situasi politik yang sejuk dan damai di wilayah hukum polres Ogan Ilir tetap terjaga,” paparnya.
Sementara itu sebelumnya, Bupati Panca Wijaya Akbar juga meminta kepada Aparatur Sipil Negera (ASN) untuk netral di Pemilu nanti.
“Saya sudah beberapa kali memperingatkan seluruh jajaran sampai dengan kepala desa, semuanya untuk tetap netral,” ujar Panca.
Menurut dia, sebagai petugas tentunya jangan sampai hal-hal tersebut memicu atau memancing gesekan-gesekan ditengah masyarakat.
“Karena biasanya awal mula konflik itu, beberapa sebabnya adanya ketidak netral dari aparat, maka dari itu saya berharap untuk yang disampaikan Pak Kapolres tadi salah satu bentuk mitigasi kita.
“Mencegah jangan sampai timbul gesekan apalagi petugas baik itu KPU, Bawaslu, Kades seluruh ASN dan jajaran untuk tetap netral,” sambungnya.
Dalam aturan ASN juga, katanya, ada sanksinya, apabila ketahuan secara nyata mendukung salah satu paslon atau partai politik.
“Ancamannya bisa dipecat dari ASN,” tukasnya.
Editor : Admin.













