KORDANEWS – Jelang bulan suci ramadhan 1445 h, sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional modern kota Prabumulih, Sumatera Selatan kini mulai merangkak naik mulai dari beras, telur, gula serta cabai yang hampir menyentuh harga Rp.100.000. Warga berharap pemerintah dapat segera membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok tersebut.
Sudah sejak satu bulan terakhir, pedagang dan pembeli di pasar tradisional modern kota Prabumulih mengeluhkan sejumlah kebutuhan pokok merangka naik yang berdampak pada sepinya pembeli.
Selain beras, gula dan telur, menurut Tomi Saputra, harga cabai dipasaran yang sempat tembus Rp.100.000 seblumnya Rp.40.000 dan berdampak pada omset penjualan akibat pembeli mulai membatasi pembelian, ujarnya.
Bersama Kapolres Prabumulih dan Pejabat Forkompinda, Pj Walikota Prabumulih, Elman, melakukan sidak pasar dan menerima sejumlah keluhan pedagang naiknya kebutuhan pokok dan sayuran yang berdampak pada omset penjualan mereka.
Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo, akan menindak tegas oknum distributor dan pedagang yang sengaja menibun barang untuk mendapatkan keuntungan besar, katanya.
Kenaikan harga barang di pasaran Jelang bulan Suci Ramadhan, membuat kepanikan warga kota Prabumulih. Untuk itu, meraka berharap pemerintah dapat membantu menstabilkan harga dengan mengadakan operasi pasar murah. (mb)













