Sumsel

Anggota Paskibraka Palembang Akui Sangat Berkesan Usai Mengibarkan Bendera Di BKB 

×

Anggota Paskibraka Palembang Akui Sangat Berkesan Usai Mengibarkan Bendera Di BKB 

Share this article
KORDANEWS-Sebagai petugas dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia banyak diminati oleh para remaja Indonesia termasuklah dua pelajar Sekolah Menengah Atas Kota di Palembang yang terpilih menjadi pembawa baki Bendera Merah Putih dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).
Dzihni Attiyah Qarira Paskibraka pelajar kelas 2, SMA Negeri 1 Palembang yang membawa Baki Bendera Merah Putih pada upacara pengibaran bendera merah putih pagi harinya ini, mempunyai banyak prestasi diantaranya, juara 2 FLS2N Tingkat Kota Palembang (SMP) dan Juara Umum Mata Pelajaran PPKN (SMP) dan beberapa kali ikut lomba LTBB dari Sekolah (SMA)
Diakui anak kedua dari dua bersaudara, Ayah asal Ogan Ilir dan Ibu asal Jawa-Pagaralam, kelahiran Palembang, 20 Oktober 2008 mengikuti anggota paskibraka ini, ingin mengikuti jejak ayah yang sebagai anggota paskibraka Angkatan 98 dan kakak pada tahun 2022 (SMA)
“Kesan saya selama menjadi anggota Paskibraka yaitu menjadi lebih disiplin dari sebelumnya, mentor yang menjadi panutan saya yaitu bapak Fahrul Rozi karena beliau mengayomi, mendidik seperti anak sendiri dan selalu memberi semangat” ujar Dzihni Attiyah Qarira yang akrab di panggil Tiya dengan cita-cita kedepan nya ingin menjadi Praja IPDN atau dokter ini.
Tak lupa dirinya juga memberikan Tips dan motivasi untuk teman-temannya “Berbuat kebaikan ke semua orang dan selalu menjadi anak yang rajin. Terus latihan jangan menyerah walaupun sudah merasa lelah, karena usaha yang keras tidak membohongi hasil” tutup Tiya.
Sementara Zaskia Meilingga Paskibraka  yang membawa baki Bendera Merah Putih pada saat penurunan bendera pelajar SMA Negeri 6 Palembang, kelas 11 juga mempunyai prestasi di bidang akademik mulai dari SD sampai SMA selalu masuk 3 besar di Sekolah, ranking paralel 6, merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari kedua orang tua asal Lubuklinggau (Sumatera Selatan), kelahiran Palembang, 15 Mei 2008.
Mengatakan kesannya menjadi Anggota Paskibraka “Kesan saya selama karantina itu awalnya takut gak bisa menyesuaikan diri, takut gak bisa mengikuti dengan baik, tapi lama kelamaan seru dan ternyata gak sesulit yang diperkirakan. Mentor yang menjadi panutan itu hampir semuanya, soalnya kan karakter mentor beda-beda, watak dan cara mengajarnya juga beda-beda” terangnya dengan pengalaman di pasukan paskibraka.
Diakui Zaskia yang mempunyai cita-cita menjadi Akpol ini, alasan dirinya ingin ikut paskibraka itu sendiri karena motivasi diri sendiri yang suka lihat paskibraka di TV, terus ada dorongan dari orang tua yang membuatnya semangkin bersemangat
Tak lupa dirinya juga ingin memberikan motivasi kepada anak muda “Temen-temen tetap semangat terus yaa, buat motivasi yang besar untuk diri sendiri dan selalu usaha sungguh-sungguh dalam belajar” pungkasnya. (eh)
Editor : Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *