KORDANEWS – hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah kabupaten ogan ilir, sumatera selatan, dalam sepekan terakhir menyebabkan dua sungai besar – sungai ogan dan sungai kelekar meluap. akibatnya, puluhan hektar sawah yang baru saja memasuki dua minggu masa tanam terendam banjir hingga ketinggian satu meter. para petani hanya bisa berharap agar air cepat surut dan mereka bisa kembali menanam padi.
kondisi sawah di desa sejaro sakti, kecamatan indralaya, menjadi salah satu yang terdampak paling parah. petani setempat mengungkapkan bahwa curah hujan yang tinggi datang tak lama setelah masa tanam selesai. tanaman padi yang masih muda kini terendam air selama beberapa hari.
“ini sudah masuk hari keempat, tapi air belum juga surut,” keluh seorang petani.
ketinggian air yang mencapai 80 sentimeter mengancam kelangsungan hidup tanaman padi. jika banjir tidak segera surut, seluruh bibit yang telah ditanam berisiko mati.
ali zaher, salah satu petani di daerah tersebut, menjelaskan bahwa wilayah terdampak banjir meliputi daerah dari tanjung raja hingga sejaro sakti. menurutnya, kerugian akibat banjir ini bisa mencapai Rp15 juta per hektare.













