KORDANEWS – Tingginya permintaan pasar membuat harga timun tetap stabil di level tinggi. Kondisi ini dimanfaatkan petani di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, untuk serius mengembangkan budidaya tanaman timun.
Sofyan, salah satu petani setempat, saat ini tengah menggarap tanaman timun di lahan seluas setengah hektare. “Ini penanaman kedua tahun ini. Usia tanaman hampir sebulan, sebagian buah sudah mulai muncul dari bunga, jadi perlu perawatan ekstra,” ujarnya, Jum’at (14/6).
Ia menjelaskan, perawatan intensif menjadi kunci keberhasilan budidaya timun. Mulai dari pemilihan varietas tahan hama, pengolahan tanah dengan pupuk organik, penyiraman teratur tanpa berlebihan, hingga pemupukan mingguan dengan kombinasi pupuk kandang dan NPK.
Selain itu, Sofyan juga rutin memangkas daun tak produktif, memasang ajir penyangga, serta melakukan pengendalian hama menggunakan pestisida alami. Ia juga menerapkan mulsa jerami untuk menjaga kelembaban tanah dan menekan gulma.













