KORDANEWS – Tahun 2025 menandai babak baru dalam saga epik persahabatan antara manusia dan naga dengan dirilisnya How to Train Your Dragon 2025. Film ini melanjutkan warisan yang kaya dari seri sebelumnya, menjanjikan petualangan yang lebih mendebarkan, visual yang memukau, dan kedalaman emosional yang telah menjadi ciri khas waralaba ini. Apakah film ini berhasil terbang tinggi seperti pendahulunya? Mari kita selami ulasan lengkap ini.
Alur Cerita: Evolusi Dunia Viking dan Naga
How to Train Your Dragon 2025 membawa kita beberapa tahun setelah peristiwa film terakhir, di mana Hiccup dan Toothless kini memimpin dunia yang damai di mana manusia dan naga hidup berdampingan. Namun, kedatangan ancaman baru dari wilayah tak dikenal menguji batas-batas perdamaian ini. Film ini dengan cerdas mengeksplorasi tema-tema pertumbuhan, kepemimpinan, dan tantangan mempertahankan harmoni di tengah perubahan.
Narasinya terasa matang, dengan fokus pada pengembangan karakter Hiccup sebagai seorang pemimpin dan Toothless sebagai naga alfa. Ada keseimbangan yang apik antara aksi yang mendebarkan, humor yang ringan, dan momen-momen yang menyentuh hati. Plotnya penuh dengan kejutan dan twist yang menjaga penonton tetap terpaku pada layar.
Animasi dan Visual: Keindahan yang Tak Terbantahkan
Secara visual, How to Train Your Dragon 2025 adalah sebuah mahakarya. Detail pada setiap naga, tekstur kulit mereka, dan ekspresi wajah karakter manusia dieksekusi dengan sempurna. Adegan penerbangan yang menjadi ciri khas seri ini terasa lebih megah dan imersif dari sebelumnya, membawa penonton seolah-olah ikut melayang di atas awan. Desain dunia Viking yang luas dan beragam juga patut diacungi jempol, menciptakan latar yang kaya dan menawan.
Efek pencahayaan dan bayangan menambah kedalaman visual, membuat setiap adegan terasa hidup. Ini adalah bukti nyata kemajuan teknologi animasi yang terus berkembang.













