KORDANEWS — Ratusan masyarakat dan ulama Sumatera Selatan menggelar aksi damai mengecam tindakan premanisme yang dilakukan ormas Perjuangan Wali Songo Indonesia Laskar Sabillah (PWI-LS) saat membubarkan Tabligh Akbar Habib Rizieq Shihab di Pemalang, Jawa Tengah.
Para ulama menilai aksi tersebut mencederai nilai toleransi dan perdamaian di Indonesia. Mereka mendesak pemerintah dan aparat menindak tegas para pelaku serta membubarkan ormas yang dianggap memecah belah persatuan bangsa.
“PWI-LS berpotensi merusak keharmonisan umat. Negara harus hadir,” tegas Habib Gasyim Al-Kaf, ulama Sumsel.
“Kita harus bersatu menjaga umat dari propaganda sesat,” tambah Syaiful Padli, tokoh masyarakat.













