BudayaEntertainment

Resep Rahasia Ratusan Tahun yang Bikin Lidah Berdansa! Ayam Betutu Kuno, Pedasnya Sampai ke Sumsum!

×

Resep Rahasia Ratusan Tahun yang Bikin Lidah Berdansa! Ayam Betutu Kuno, Pedasnya Sampai ke Sumsum!

Share this article

KORDANEWS -Mencari resep ayam betutu yang berusia “ratusan tahun” membawa kita pada sejarah kuliner Bali yang mendalam. Ayam betutu, yang kini menjadi ikon masakan Bali, sebenarnya memiliki akar yang kuat dalam tradisi dan ritual keagamaan. Resepnya memang sudah ada sejak lama, dipengaruhi oleh budaya Majapahit yang datang ke Bali pada abad ke-16.

Alih-alih resep baku yang tertulis, tradisi ini lebih banyak diwariskan secara turun-temurun, dari satu generasi ke generasi berikutnya. Inti dari resep tradisional ayam betutu bukanlah takaran bumbu yang pasti, melainkan metode memasak dan penggunaan bumbu inti yang otentik.

Rahasia Resep Ayam Betutu Kuno
Resep tradisional ayam betutu berpusat pada dua hal: bumbu yang kaya dan proses memasak yang lambat.

1. Bumbu “Base Genep” yang Legendaris
Base genep atau bumbu lengkap adalah kunci utama dari cita rasa ayam betutu. Campuran rempah ini tidak sekadar dihaluskan, tetapi juga melalui proses yang detail. Bumbu yang digunakan meliputi:

Bawang merah

Bawang putih

Cabai rawit

Kunyit

Jahe

Lengkuas

Kencur

Ketumbar

Kemiri

Merica

Terasi bakar

Gula merah

Garam

Semua bumbu ini dihaluskan dan ditumis hingga harum. Bumbu inilah yang kemudian dilumurkan pada ayam utuh, bahkan hingga ke dalam rongga perutnya.

2. Teknik Memasak yang Lambat dan Kuno
Cara memasak ayam betutu kuno jauh berbeda dari yang kita kenal sekarang. Tidak ada oven atau kompor. Setelah ayam dilumuri bumbu, ayam dibungkus rapat dengan daun pisang dan daun pinang. Kemudian, bungkus ayam ini dimasukkan ke dalam lubang tanah yang sudah dipanaskan dengan bara sekam padi atau bara arang.

Proses memasak ini bisa memakan waktu hingga 8-10 jam. Panas dari bara sekam akan memasak ayam secara perlahan, membuat bumbu meresap sempurna hingga ke tulang, dan daging menjadi sangat empuk. Teknik inilah yang membedakan ayam betutu tradisional dengan versi modern yang dikukus, dioven, atau dipresto.

Resep Modern: Adaptasi untuk Praktis
Meskipun teknik kuno tetap otentik, resep modern telah beradaptasi untuk kemudahan. Berikut adalah versi yang lebih praktis, namun tetap mempertahankan cita rasa aslinya.

Bahan-bahan:

1 ekor ayam kampung utuh

1 buah jeruk nipis

2 batang serai, memarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *