KORDANEWS -Serial prekuel yang paling dinantikan, IT: Welcome to Derry, akhirnya tiba di HBO Max (atau platform HBO, tergantung wilayah). Serial ini membawa kita mundur puluhan tahun sebelum The Losers’ Club lahir, langsung ke akar teror badut Pennywise dan sejarah kelam kota fiksi Derry, Maine.
Jika Anda berpikir Anda tahu kisah IT, serial yang digarap oleh Andy Muschietti (sutradara dua film IT sebelumnya) ini akan membuktikan sebaliknya. Berlatar belakang tahun 1962, serial delapan episode ini menyelam jauh ke dalam mitos yang diisyaratkan dalam novel Stephen King, menjadikannya tontonan wajib bagi penggemar horor dan fiksi King.
Tahun 1962: Ketika Kejahatan Mulai Memangsa
Latar waktu tahun 1962, tepat 27 tahun sebelum peristiwa film pertama, bukanlah kebetulan. Ini adalah masa di mana siklus kebangkitan entitas jahat bernama IT atau Pennywise the Dancing Clown (kembali diperankan oleh Bill Skarsgård) sedang dimulai.
Namun, alih-alih berfokus pada sekelompok anak yang melawan, Welcome to Derry menyoroti kondisi sosial dan politik yang menjadi “pupuk” bagi kejahatan ini:
Suasana Dingin dan Diskriminasi: Era 60-an dipenuhi dengan ketegangan rasial dan kekhawatiran Perang Dingin. Serial ini menyisipkan peristiwa kelam nyata dari novel, seperti tragedi pembakaran Black Spot, sebuah klub malam komunitas kulit hitam. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana kebencian dan kejahatan manusia menjadi pintu masuk yang sempurna bagi Pennywise untuk memanipulasi dan memangsa.











