KORDANEWS – Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (MND) baru-baru ini mengumumkan upaya besar-besaran untuk meningkatkan kesiapan sipil di pulau itu. Sebanyak 11 juta eksemplar buku panduan pertahanan sipil terbaru akan didistribusikan ke setiap rumah tangga, memastikan setiap warga siap menghadapi skenario terburuk, mulai dari bencana alam hingga potensi invasi dari China.
Pengiriman massal panduan ini, yang isinya telah diperbarui pada September 2025, menegaskan keseriusan Taipei dalam menanggapi peningkatan tekanan militer, diplomatik, dan ekonomi yang intensif dari Beijing.
- Persiapan Realistis Hadapi Invasi
Buku panduan ini berfungsi sebagai panduan survival yang komprehensif, bertujuan memberikan informasi praktis kepada warga tentang cara melindungi diri dan keluarga jika terjadi krisis militer. Tindakan ini serupa dengan yang dilakukan oleh negara-negara Eropa seperti Swedia dan Finlandia, yang juga memperbarui aturan pertahanan sipil mereka di tengah konflik Ukraina. - Beberapa petunjuk utama yang ditekankan dalam edisi terbaru ini meliputi:
- Logistik Rumah Tangga: Warga diminta mengevaluasi kesiapan rumah tangga, termasuk jumlah penghuni yang membutuhkan perhatian khusus (lansia, anak-anak, hewan peliharaan), serta memastikan ketersediaan persediaan makanan jangka pendek, obat-obatan, radio, dan uang tunai.
- Tas Darurat (Go-Bag): Panduan ini merinci barang-barang penting yang wajib ada dalam tas darurat yang mudah dibawa saat evakuasi. Isinya meliputi air minum minimal 3 liter per orang per hari, makanan siap saji, obat-obatan penting, dokumen identitas, pakaian hangat, hingga pisau lipat serbaguna dan peta.
- Keamanan Siber: Dalam konteks perang modern, buku panduan ini secara khusus menyoroti ancaman keamanan siber. Warga diperingatkan tentang risiko pengumpulan data dari aplikasi populer buatan China, seperti TikTok, WeChat, RedNote, dan platform AI DeepSeek, serta perangkat pengawas bermerek China.
- Keterampilan Medis Dasar: Setiap warga diajak mempelajari petunjuk pertolongan pertama sederhana, termasuk penanganan luka bakar, pendarahan, dan bahkan panduan dasar dalam skenario kedaruratan nuklir atau bahan kimia.
Menjaga Rahasia Operasi Militer
Selain tips bertahan hidup, buku panduan ini juga mencakup instruksi spesifik terkait interaksi dengan pihak militer. Warga diimbau untuk tidak memotret pergerakan pasukan Taiwan demi menjaga kerahasiaan operasi. Panduan ini juga menyarankan keluarga untuk menetapkan setidaknya tiga titik pertemuan darurat dan membiasakan diri dengan rute evakuasi di lingkungan sekitar.













