SosokSport

“Pilihan Merendah Kontroversial Cucurella: ‘Mematikan’ Yamal Tak Cukup Jadi Pahlawan Tunggal”

×

“Pilihan Merendah Kontroversial Cucurella: ‘Mematikan’ Yamal Tak Cukup Jadi Pahlawan Tunggal”

Share this article

KORDANEWS – Pertemuan antara Chelsea dan Barcelona di ajang Liga Champions menyajikan duel individu yang paling dinantikan: pertarungan antara bek kiri Chelsea, Marc Cucurella, dan winger muda sensasional Barcelona, Lamine Yamal. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi Chelsea (3-0) tersebut, Cucurella muncul sebagai pemenang mutlak, berhasil meredam salah satu ancaman ofensif terbesar di Eropa.

Namun, alih-alih merayakan pujian yang membanjiri penampilannya, Cucurella memilih bersikap rendah hati, menekankan bahwa kunci keberhasilannya adalah kerja sama tim dan bukan hanya kemampuan individunya.

 Yamal Dibuat ‘Menghilang’
Lamine Yamal, yang dikenal karena kecepatan, skill dribbling, dan kemampuan menciptakan peluang, memasuki pertandingan dengan reputasi yang menjulang tinggi, bahkan oleh beberapa pihak dianggap sebagai winger muda terbaik di dunia. Namun, di Stamford Bridge, remaja berusia 18 tahun itu dibuat frustrasi total oleh pertahanan tanpa kompromi dari Cucurella.

Sepanjang malam, Yamal kesulitan menemukan ruang, sering kali dipaksa mundur, atau kehilangan bola oleh tackle yang timing-nya sempurna. Penampilan Cucurella begitu dominan sehingga banyak penggemar dan komentator mencatat bahwa Yamal “menghilang dari sorotan” sepanjang pertandingan. Penampilan ini memuncak dengan Cucurella yang menjadi salah satu kandidat utama Man of the Match (Pemain Terbaik Pertandingan).

 Merendah di Tengah Pujian
Meskipun mendapat pujian yang tak terbendung, Marc Cucurella menolak mengambil semua kredit. Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, bek asal Spanyol tersebut menyampaikan rasa hormatnya kepada Yamal dan menegaskan bahwa performa apiknya adalah hasil dari strategi kolektif.

“Lamine adalah pemain yang spesial dan paling sulit dihentikan,” ujar Cucurella, mengulang pujian yang pernah ia lontarkan sebelumnya terhadap rekan senegaranya tersebut, bahkan saat mereka masih membela Timnas Spanyol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *