KORDANEW – Tekanan luar biasa kini berada di pundak Timnas Indonesia U-22 menjelang pertandingan krusial terakhir mereka di Grup C SEA Games 33 melawan Myanmar. Setelah kekalahan tipis 0-1 dari Filipina, Garuda Muda tidak lagi memiliki nasib di tangan mereka sendiri sepenuhnya dan harus bergantung pada perhitungan matematis yang ketat.
Satu-satunya jalur bagi Indonesia untuk lolos ke babak semifinal adalah melalui jalur Runner-up Terbaik. Hal ini dikarenakan Filipina, dengan dua kemenangan, telah mengamankan posisi Juara Grup C.
Matematika Kelolosan: Angka Keramat Tiga
Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kurang menguntungkan. Sebelum kick-off melawan Myanmar, Garuda Muda memiliki selisih gol -1 (nol gol memasukkan, satu gol kebobolan), sementara pesaing terdekat mereka dari Grup B, Malaysia, telah selesai bertanding dan menetapkan standar di angka +1 selisih gol.
Kesimpulan matematisnya sangat jelas: Timnas Indonesia U-22 harus menang atas Myanmar dengan selisih minimal tiga gol.
Mengapa Tiga Gol?
Malaysia sebagai Benchmark: Malaysia, meskipun kalah dari Vietnam, berhasil menjadi Runner-up Grup B dengan selisih gol total +1.













