KORDANEWS – Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap raksasa teknologi (Big Tech) dan kekhawatiran atas privasi di era kecerdasan buatan (AI), Mozilla baru saja mengumumkan transformasi strategis yang mereka sebut sebagai “Babak Baru” (Next Chapter).
Diumumkan pada 16 Desember 2025, Mozilla menyatakan misinya untuk tidak lagi sekadar menjadi pembuat browser, melainkan bertransformasi menjadi perusahaan perangkat lunak paling terpercaya di dunia.
1. Kepemimpinan Baru untuk Visi Baru
Mozilla resmi menunjuk Anthony Enzor-DeMeo sebagai CEO tetap Mozilla Corporation. Penunjukan ini merupakan langkah strategis yang didasarkan pada keberhasilannya meningkatkan pertumbuhan pengguna Firefox seluler sebesar 13% selama setahun terakhir.
Di bawah kendali Enzor-DeMeo, Mozilla ingin membuktikan sebuah tesis ambisius: bahwa sebuah perusahaan teknologi dapat tumbuh besar dan menguntungkan tanpa harus memanen data pribadi penggunanya.
2. Privasi Sebagai Produk, Bukan Sekadar Fitur
Dalam “Babak Baru” ini, Mozilla menekankan tiga pilar utama yang akan mendasari setiap produk mereka di masa depan:
Agensi Pengguna: Setiap fitur, terutama yang berbasis AI, harus bersifat opsional (opt-in). Pengguna memiliki kendali penuh atas data apa yang digunakan dan bagaimana asisten AI berinteraksi dengan mereka.
Transparansi Model Bisnis: Mozilla berencana mendiversifikasi pendapatan agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kesepakatan mesin pencari dengan raksasa seperti Google. Mereka akan meluncurkan layanan berlangganan premium yang menawarkan nilai nyata tanpa melacak perilaku pengguna.













