HealthNusantara

Panduan Aman ‘Bakar-Bakaran’ Tahun Baru: Strategi Cegah Kebakaran dan Keracunan Makanan

×

Panduan Aman ‘Bakar-Bakaran’ Tahun Baru: Strategi Cegah Kebakaran dan Keracunan Makanan

Share this article

KORDANEWS – Malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 tinggal menghitung jam. Di Indonesia, tradisi merayakan malam tahun baru hampir selalu identik dengan acara “bakar-bakaran” atau barbeque bersama keluarga dan sahabat. Mulai dari jagung manis, ayam bumbu, hingga daging premium menjadi menu wajib yang disiapkan.

Namun, di balik keseruannya, aktivitas ini menyimpan risiko tersembunyi, mulai dari bahaya kebakaran hingga ancaman keracunan makanan. Agar momen perayaan tidak berujung di instalasi gawat darurat, berikut adalah panduan keselamatan komprehensif yang dirangkum dari para ahli keselamatan dan gizi.

1. Sterilisasi Lokasi: Jauhkan dari Bahan Mudah Terbakar
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah meletakkan alat panggang terlalu dekat dengan bangunan atau benda yang mudah terbakar. Pastikan pemanggang diletakkan di area terbuka dengan jarak minimal 3 meter dari dinding rumah, pagar kayu, atau jemuran.

Hindari melakukan pembakaran di bawah kanopi atau garasi yang tertutup. Selain risiko api menyambar atap, asap yang terperangkap mengandung karbon monoksida yang berbahaya jika terhirup dalam waktu lama. Pastikan permukaan tanah atau lantai tempat panggangan berdiri dalam posisi rata agar alat tidak mudah terguling saat api sedang membara.

2. Manajemen Api: Waspadai “Flashback” Cairan Penyulut
Jika Anda menggunakan arang, berhati-hatilah saat menggunakan cairan penyulut api (lighter fluid). Salah satu kecelakaan paling sering terjadi adalah menyemprotkan cairan penyulut saat api sudah menyala karena merasa bara kurang besar. Tindakan ini bisa memicu efek flashback, di mana api merambat melalui aliran cairan kembali ke botol di tangan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *