HealthTeknologi

Misi Dihentikan! NASA Evakuasi 4 Astronot dari Luar Angkasa

×

Misi Dihentikan! NASA Evakuasi 4 Astronot dari Luar Angkasa

Share this article

KORDANEWS – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, NASA melakukan evakuasi medis darurat dari Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS. Empat astronot misi SpaceX Crew-11 dipulangkan ke Bumi lebih cepat setelah salah satu awak mengalami masalah kesehatan serius di orbit.

Keputusan ini diambil pada awal Januari 2026, setelah tim medis memantau kondisi astronot tersebut dan menilai bahwa perawatan lanjutan tidak bisa dilakukan secara optimal di luar angkasa. Meski hanya satu awak yang sakit, NASA memilih memulangkan seluruh kru sebagai langkah keselamatan.

Empat awak Crew-11 terdiri dari astronot NASA Zena Cardman dan Mike Fincke, astronot JAXA Jepang Kimiya Yui, serta kosmonot Rusia Oleg Platonov. Mereka kembali ke Bumi menggunakan kapsul SpaceX Crew Dragon dan melakukan splashdown dengan aman di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, pada 15 Januari 2026.

NASA menyatakan seluruh astronot tiba dalam kondisi selamat dan langsung menjalani pemeriksaan medis lanjutan. Namun hingga kini, detail penyakit dan identitas astronot yang sakit belum diungkap ke publik, dengan alasan menjaga privasi medis.

Administrator NASA menegaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian maksimal. Menurutnya, keselamatan awak dan dampak jangka panjang bagi kesehatan astronot menjadi prioritas utama, terutama untuk misi-misi masa depan yang lebih jauh seperti ke Bulan dan Mars.

Sebelumnya, misi Crew-11 direncanakan berlangsung enam hingga delapan bulan. Para astronot telah menghabiskan sekitar lima bulan di orbit, melakukan berbagai eksperimen ilmiah, penelitian mikrogravitasi, serta perawatan rutin ISS. Namun, misi tersebut harus dihentikan lebih awal akibat kondisi darurat ini.

Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah penerbangan antariksa manusia, karena sejak ISS mulai dioperasikan pada 1998, belum pernah terjadi evakuasi medis penuh seperti ini.

Para astronot mengungkapkan bahwa kejadian ini juga menunjukkan pentingnya peralatan medis di luar angkasa, termasuk penggunaan ultrasound portabel yang sangat membantu dalam kondisi darurat di orbit.

Untuk sementara, ISS akan beroperasi dengan jumlah awak terbatas, sambil menunggu peluncuran misi Crew-12 sebagai kru pengganti dalam beberapa pekan ke depan.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan kesehatan di luar angkasa nyata dan tidak terduga, bahkan dengan teknologi paling canggih sekalipun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *