KORDANEWS – Manchester United kembali diguncang kabar besar. Klub berjuluk Setan Merah itu secara resmi mengumumkan kepergian Casemiro di akhir musim. Gelandang bertahan asal Brasil tersebut dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari proyek Manchester United ke depan, sekaligus menandai berakhirnya era sang jenderal lapangan tengah di Old Trafford.
Pengumuman ini langsung menyita perhatian publik sepak bola dunia. Casemiro bukan sosok sembarangan bagi Manchester United. Sejak didatangkan dari Real Madrid, ia menjadi figur kunci yang memberi keseimbangan, ketenangan, dan mental juara di lini tengah MU.
Pilar yang Pernah Mengangkat MU
Saat pertama kali bergabung, Casemiro langsung memberi dampak signifikan. Ia menjadi pemutus serangan lawan, pelindung lini belakang, sekaligus pemimpin di ruang ganti. Kehadirannya membantu Manchester United kembali kompetitif, termasuk meraih trofi domestik dan mengamankan posisi di papan atas Liga Inggris.
Namun, seiring berjalannya waktu, performa Casemiro mulai menjadi sorotan. Faktor usia, intensitas Premier League, serta perubahan strategi tim membuat perannya perlahan berkurang. Meski demikian, kontribusinya tetap diakui sebagai salah satu transfer paling berpengaruh MU dalam satu dekade terakhir.
Keputusan Berat, Tapi Tak Terelakkan
Pihak klub menyebut perpisahan ini diambil melalui kesepakatan bersama. Manchester United kini ingin membangun ulang skuad dengan fokus pada pemain yang lebih muda dan berenergi, sesuai arah baru proyek tim.
“Casemiro adalah pemain dengan mental juara dan profesional sejati. Ia akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub,” tulis pernyataan resmi Manchester United.
Bagi Casemiro sendiri, kepergian ini menjadi babak baru dalam kariernya. Meski belum diumumkan ke mana ia akan berlabuh, sejumlah klub dari Liga Arab Saudi dan Amerika Latin disebut siap menampung sang gelandang berpengalaman.













