AdvertorialSumsel

Banjir-Macet Mengintai, Pemkot Palembang Langsung ‘Geprek’ dengan Solusi Terintegrasi!

×

Banjir-Macet Mengintai, Pemkot Palembang Langsung ‘Geprek’ dengan Solusi Terintegrasi!

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Keluhan masyarakat terkait drama banjir dan kemacetan yang kerap melanda Kota Palembang akhirnya mendapat respons cepat. Pemerintah Kota Palembang langsung tancap gas menyusun strategi “keroyokan” demi menuntaskan dua masalah klasik ini secara terintegrasi. ​Langkah konkret ini diawali dengan Rapat Konsolidasi Tim Terpadu yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, di Ruang Rapat Musi Lantai 3.

​Tak main-main, Pemkot Palembang bahkan menggandeng pakar internasional, Dr. FX. Suryadi, selaku Senior Lecturer dari IHE Delft Belanda secara virtual. Rapat krusial ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, Polrestabes Palembang, para asisten, kepala OPD, hingga jajaran dinas terkait. Dalam pertemuan tersebut, pembagian tugas lintas instansi langsung dimatangkan agar eksekusi di lapangan bisa bergerak lebih cepat dan tepat sasaran di berbagai titik rawan.

Aprizal Hasyim menegaskan, pembentukan tim terpadu ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Palembang untuk memastikan penanganan banjir dan kemacetan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

“Pak Wali Kota berpesan agar seluruh pihak bergerak bersama-sama dengan ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh OPD harus siap siaga sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Aprizal di sela rapat.

Dikatakannya, setiap dinas telah diberikan pembagian wilayah serta tugas khusus dalam penanganan banjir maupun kemacetan lalu lintas. Mulai dari identifikasi penyebab genangan hingga langkah cepat penanggulangan di lapangan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah OPD memaparkan strategi penanganan sesuai fungsi masing-masing. Dinas Perhubungan, misalnya, akan fokus pada penanganan darurat di lokasi terdampak, termasuk pengaturan lalu lintas, evakuasi warga, penyediaan lokasi pengungsian, hingga penyaluran bantuan logistik.

Selain itu, Dishub juga diminta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan teknis banjir, termasuk menyiapkan perahu karet di wilayah rawan genangan.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan akan memperkuat proses evakuasi warga yang terjebak banjir, khususnya lansia, anak-anak, dan warga sakit. Damkar juga menyiapkan mobil pompa serta mesin portable untuk membantu mengurangi genangan air di sejumlah titik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *