KORDANEWS – Transaksi saham investor Kota Palembang di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp 11,57 Triliun per 30 November 2017. Dengan total Single Investor Identification (SID) (Saham) Kota Palembang sebanyak 7.611 SID.
Direktur Penilaian BEI, Samsul Hidayat menjelaskan jika untuk di Sumatera Selatan (Sumsel), Kota Palembang menempati posisi teratas dengan capaian transaksi serta SID terbanyak yang melantai di bursa efek.
“Secara keseluruhan transaksi saham di Sumsel itu mencapai Rp 12,48 Triliun dan progres transaksi di Palembang paling kencang sepanjang tahun ini disusul oleh kota lainnya di Sumsel. Ini pencapaian yang cukup luar biasa. Mayoritas masih didominasi oleh Karyawan Swasta,” ujarnya.
Didampingi oleh Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Palembang Hari Mulyono, Samsul mengklaim adanya pertumbuhan jumlah SID serta transaksi saham tak telepas dengan program kampanye Yuk Nabung Saham yang telah dijalankan.
Sejauh ini tercatat jumlah SID pemilik saham di Sumsel mencapai 10.380 SID per 30 November 2017. Angka ini alami pertumbuhan yang cukup signifikan jika dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 8.588 diperiode yang sama.
“Dengan melihat potensi Sumsel yang cukup besar maka kami perkirakan jumlah partisipan di pasar modal akan terus bertambah sampai akhir tahun ini,” ujarnya.













