KORDANEWS – PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sumsel optimis mampu mencapai pertumbuhan di angka 10 persen tahun ini. Dimana sejumlah indikator seperti hadirnya even Asian Games dan Pilkada 2018 diproyeksi akan memberikan dampak positif bagi kinerja bank milik pemerintah provinsi Sumatera Selatan itu.
Plt Direktur Utama BPR Sumsel, Marzuki menggambarkan, dengan hadirnya kedua event besar tersebut maka roda perekonomian Sumsel akan berputar. Sektor Usaha Mikro Kecil Koperasi (UMKK) pun akan mendapatkan efek positifnya.
“Misalnya pelaku usaha kerajinan, hasil produknya bisa mereka jual sebagai souvenir ke tamu Asian Games, kemudian usaha-usaha sablon/konveksi bisa membuat kaos-kaos dan masih banyak lagi. Dan secara logika pertumbuhan ekonomi Sumsel bisa melampaui nasional. Untuk itu, sektor UMKK ini masih menjadi fokus kita tahun ini,” katanya.
Hanya saja kata Marzuki, di tahun ini pihaknya akan melakukan modifikasi agar pencapaian bisa lebih maksimal. Selain menyalurkan pinjaman kredit, pelaku UMKK yang mayoritas menjadi debitur di BPR Sumsel juga akan diberikan pembekalan dan pelatihan, sehingga usaha akan lebih berkembang.
“kami juga bersinergi lewat kerjasama dengan sejumlah asosiasi atau komunitas yang menaungi, UMKK. BPR siap memfasilitasi dan mendukung kemajuan usaha mereka baik dari sisi permodalan maupun edukasi pengelolaan pinjaman uang secara bijak,” ujarnya.
Edukasi tersebut dinilai penting, sebab selama ini ia menilai pelaku UMKK yang hendak membuka usaha enggan mengajukan pinjaman ke bank karena sejumlah alasan, seperti takut tak mampu dalam hal repayment. Padahal, Modal berapapun sebenanrnya bisa digunakan buka usaha namun langkah untuk memulai cukup berat. Untuk itulah BPR ingin mengambil peran untuk mengembangkan minat berwirausaha.













