KORDANEWS – Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM mengharapkan dengan dibentuknya Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dan Tim Update Data, permasalahan-permasalahan sosial yang timbul di masyarakat dapat segera ditanggulangi.
Hal ini terungkap saat Rapat Koordinasi Pemanfaatan Basis Data Terpadu dan Kinerja Layanan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Banyuasin. Rapat yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan BPS Kabupaten Banyuasin dalam Rangka Kemutahiran Basis Data Terpadu ini diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati Banyuasin, Rabu (24/01).
Selain Bupati, rapat juga dihadiri Sekretaris Daerah Dr Ir H Firmansyah MSc, Kepala Bappeda dan Litbang Ir H Zulkifli Idrus M.TP, Kepala BPS Banyuasin serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah dilingkup Kabupaten Banyuasin, Instansi Vertikal/BUMN/BUMD serta Baznas serta narasumber Tim Sekretariat Nasional SLRT dan Tim SLRT Kabupaten Banyuasin.
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah Tersosialisasi Basis Data Terpadu 2017 dalam rangka pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan, sebagai informasi terkait pemanfaatan Basis Data Terpadu dan Informasi terkait kinerja layanan SLRT, dan terlaksananya Penandatanganan MoU Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Sekretariat Nasional SLRT Dwi Setyanto membeberkan SLRT adalah Sistem Layanan yang membantu untuk mengindentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin berdasarkan profil dalam Daftar Penerima Manfaat.
“Kemudian menghubungkan mereka dengan Program-Program Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan yang dilakukan Pemerintah, tujuan SLRT salah satunya adalah Meningkatkan akses Rumah Tangga/Keluarga Miskin dan Rentan Miskin dan rentan terhadap multi program/layanan,” beber Dwi.













