KORDANEWS -Tahun ini, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumatera Selatan Babel menargetkan mampu menyerap beras petani sebanyak 80.000 ton, baik komersial ataupun PSO. Target tersebut dapat tercapai disebabkan saat ini sejumlah daerah tengah melakukan tahapan panen padi.
“Ini diyakini mampu memenuhi 3-4 bulan kedepan,” kata Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel Bakhtiar AS didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Erwin Noor Wibowo
Ia mengungkapkan bahwa saat ini sudah pihaknya telah mulai menyalurkan guna operasi pasar beras medium dimana sejak Januari hingga kini sudah dikeluarkan sebanyak 4.000 ton.
Rinciannya 3.100 ton untuk di wilayah Sumsel dan 900 ton di Babel. Bulog sendiri melakukan OP di sejumlah pasar tradisional, bekerjasama dengan mitra dalam pengelolaan beras medium dan pengemasannya.
Selain itu, pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan sosial masyarakat sejahtera (bansos sejahtera) untuk wilayah Sumsel Babel. Ada sekitar 2.300 ton selama Januari yang sudah disalurkan dimana targetnya 4.400 ton. Artinya masih ada sekitar 40 persen lagi belum tersalurkan selama Januari.
“Kita akan kejar pendistribusian bansos rastra ini. Yang jelas, mekanisme bansos ini berbeda dengan raskin. Sebab ini diberikan secara gratis tidak dengan penebusan. Dan untuk penyalurannya pun sesuai dengan surat perintah penyaluran dari Kemensos RI,” terang dia.
Untuk penyaluran bansos rastra di Februari, pihaknya belum menerima surat perintah dari Kemensos. “Jika sudah turun surat perintahnya, akan langsung kita salurkan,” ungkapnya.
Editor: Janu













