KORDANEWS – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal membentuk satu komite yang tugasnya mengurusi aksi korporasi perusahaan pelat merah baik induk maupun anak usaha. Salah satu aksi korporasi tersebut adalah penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).
Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha BUMN Aloysius K Ro mengatakan, setidaknya tahun ini ada 11 anak usaha yang siap melantai di bursa saham Indonesia.
“IPO BUMN, Bu Menteri sedang mempertimbangkan untuk membentuk satu komite supaya atur ini semua, perencanaan, tidak mengawasi, tapi aturnya biar lebih rapih, belajar dari tahun lalu,” kata Aloy.
Pembentukan komite ini, kata Aloy, sedang dirancang draft bersama Sekretaris Menteri BUMN Imam A Putro. Nantinya, komite ini akan diisi oleh para deputi Kementerian BUMN dan beberapa pengamat pasar modal, serta para ahli kebijakan publik.
“Tugasnya untuk memberikan input kepada kementerian. Setelah selesai dari itu, kami akan mengundang untuk sosialisasi kepada para calon-calon. Kemudian komite ini akan mengajukan rekomendasi mana yang boleh, mana yang tidak boleh,” tambah dia.













