KORDANEWS – Nasib langkah bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang dari jalur perorangan, M Akbar Alfaro- Hernoe (Akhor), masih menunggu hasil pleno dari verifikasi faktual perbaikan dukungan oleh KPU kota Palembang, yang akan dilaksanakan, Jumat (9/2).
Meski berpeluang dukungan itu memenuhi syarat (MS) nantinya melihat hasil rekap ditingkat PPK rata-rata diatas 90 persenan MS, namun hal ini akan jadi pertaruhan penyelenggara pemilu, yang dibayangi isu “mahar” Rp 1 miliar yang diberikan bakal pasangan calon tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat Palembang Arifin Kalender mengatakan, lolos atau tidaknya Akhor dalam syarat dukungan minimal dari masyarakat, akan jadi ujiam bagi penyelenggara pemilu.
“Saya rasa, jika dukungan itu dikatakan memenuhi syarat akan jadi pertanyaan masyarakat. Bagaimana seseorang bisa menyakinkan masyarakat untuk memberikan dukungan, hanya dalam beberapa bulan. Saya saja dua tahun hanya bisa mengumpulkan 10 ribuan, kan jadi pertanyaan,” kata Arifin.
Meski begitu, dirinya tidak menuduh pihak tertentu. Namun sebagai warga kota Palembang yang punya hak pilih, tentu ingin mengetahui secara transparan hasil verifikasi faktual tersebut. Mengingat laporan dari beberapa PPS yang ada, jika data dukungan perbaikan itu merupakan data yang sama, saat penyerahan dukungan awal yang ternyata diverifikasi faktual Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
“Harusnya, dilakukan secara transparan dan Panwaslu juga harus melakukan pengawasan, karena ini menyangkut hajat orang banyak,” katanya.
Sementara Balon Walikota Palembang M Akbar Alfaro, yakin dirinya akan lolos soal dukungan dari masyarakat yang minimal sekitar 74 ribuan, dan dirinya sudah ada tabungan 26 ribuan yang memenuhi syarat pada tahap awal.













