KORDANEWS – Sriwijaya FC (SFC) kembali menuntaskan laga dengan manis di Piala Gub Kaltim setelah kalahkan Madura United skor 2-0
di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (26/2).
Alhasil Laskar Wong Kito mengamankan tiket lolos ke semifinal laga pra musim terakhir di musim 2018 sebelum kompetisi resmi di geber.
“Saya sangat senang melihat performa kita hari ini. Tapi banyak catatan yang harus di ukur. Terpenting bukan hanya menang atau lolos tapi juga lebih kepada proses persiapan kompetisi,”ucap RD.
Meskipun secara pribadi ia sangat senang kemenangan besar kali ini. Tapi ia sebut menghadapi Madura United banyak pelajaran yang dia dapat.
“Kami banyak mendapatkan pelajaran berharga disini. Terlebih lagi bagaimana permainan Madura United yang sangat disiplin. Baru babak kedua pemain bisa melakukan tekanan. Kita hanya beruntung bisa memaksimalkan tendangan bebas,”pungkasnya.
Terpisah Pelatih Madura United Gomez De Oliveira menuturkan anak asuhnya hanya kurang beruntung. Karena beragam peluang tidak bisa memaksimalkan saja. “Kita banyak peluang tapi kita tidak beruntung,”jelasnya.
Sekilas jalannya pertandingan baru berjalan dua menit, penyerang Sriwijaya FC, Alberto Goncalves langsung mengancam lewat tendangan jarak jauhnya, mistar gawang masih menyelamatkan gawang Madura United.
Madura United mendapatkan peluang emas lewat serangan balik cepat pada menit ke-8, namun tendangan Bayu Gatra masih bisa diantisipasi Teja Paku Alam.
Sepuluh menit pertama Sriwijaya FC memegang kendali permainan dengan 61 persen penguasaan bola. Menit ke-17, kaki kiri Syahrian Abimanyu mengancam lewat tendangan bebasnya, lagi-lagi mistar gawang masih jadi penyelamat Madura United.
Chehoudi Lamjed mengancam SFC pada menit ke-26, lepas dari jebakan offside berhasil melewati Teja Paku Alam namun ia kehilangan momen sehingga bola keluar dan berbuah tendangan gawang untuk SFC.













