KORDANEWS – Guna memperoleh uang dengan cara instan, banyak wanita yang memilih jalan salah. Inilah yang terjadi pada para wanita yang melelang keperawanannya di situs Cinderella Escorts yang merupakan pionir dan pemain terbesar dalam ‘bisnis’ pelelangan keperawanan.
Mirisnya, wanita Indonesia tak ketinggalan didalamnya. Sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com (31/3), terungkap bahwa sebanyak 350 wanita Indonesia telah mendaftarkan diri untuk melelang keperawanannya di situs tersebut. Fakta ini didapat setelah Jan Zakobielski, pemilik bisnis ini menyatakan dalam wawancara terbatas.
Dia pun menyebutkan bahwa ada politisi kenamaan yang ikut serta dalam transaksi lelang perawan ini bahkan berani membayar dengan harga tinggi.
Berikut kutipan yang dilansir :
Tribun: Anda menyebutkan 350 perempuan Indonesia melamar ke CE. Berapa rata-rata usia mereka?
JZ: Mereka berusia antara 18 hingga 23 tahun pada umumnya, tetapi ada pula satu orang yang berusia 42 tahun ikut melamar juga dan dia yang tertua.
Tribun: Lalu bagaimana mereka melamar ke perusahaan anda ini?
JZ: Dengan mengirimkan semua data dan sertifikat psikolog yang kami minta lewat email saja.
Tribun: Gadis Indonesia tidak sedikit mungkin yang kurang lancar berbahasa Inggris, tidak bisa mengerti bahasa Inggris, bagaimana mengantisipasi hal ini?
JZ: Tentu saja kita harus menolak semua gadis yang tidak bisa berbahasa Inggris. Tetapi ada beberapa yang bisa berbahasa Inggris dengan baik.













