KORDANEWS – Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Repbulik Indonesia (RI), melalui Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan membentuk organisasi Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI), melantik sekitar 50 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari lingkungan Kementrian Keluatan dan Perikanan (KKP)
Tak lepas pula untuk kepengurusan DPD IPKANI Provinsi Sumsel juga baru saja di lantik. Pengukuhan DPD IPKANI dilakukan pada Jumat, 27 April 2018. Bertempat di Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP).
“Alhamdulilah hari ini dilantik pengurus IPKANI Provinsi Sumsel, jadi perlu dicatat bahwa penyuluhan perikanan di Indonesia sekarang ini telah menjadi pegawai pusat PNS KKP,” kata Herman Khaeron, Ketua Umum DPP IPKANI.
Dia menjelaskan, pendirian organisasi IPKANI memiliki beberapa tujuan, diantaranya, meningkatkan kesejahteraan dan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi anggota dalam melaksanakan tugasnya, meningkatkan kemampuan Penyuluh Perikanan yang mandiri, profesional, dinamis, kreatif dan inovatif, dan mengembangkan terwujudnya hubungan kemitraan yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
Sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan pasal 34 ayat 3 mengamanahkan bahwa untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap kinerja penyuluh, pemerintah memfasilitasi terbentuknya organisasi profesi dan adanya kode etik Penyuluh Perikanan.
“Keberadaan organisasi ini sekaligus mencerminkan adanya entitas sebuah profesi, yang kemanfaatannya dibangun dari, oleh, dan untuk penyuluh perikanan”, ungkapnya.
Menurutnya, melalui kegiatan penyuluhan ditumbuhkembangkan kemampuan dan kemandirian pelaku utama dan pelaku usaha perikanan dan keluarganya, agar mampu mengelola usaha perikanan secara produktif, efektif, dan efisien, sehingga mempunyai daya saing tinggi dengan bercirikan tingginya produktivitas, mutu dan efisiensi usaha.
“Keberadaan organisasi ini sekaligus mencerminkan adanya entitas sebuah profesi, yang kemanfaatannya dibangun dari, oleh, dan untuk penyuluh perikanan. Semangat persaudaraan dan silaturahimlah yang memperkuat ikatan kekeluargaan profesi ini,” ujarnya.













