KORDANEWS – Investor China akan menjadi pemodal proyek incenerator yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Palembang, Faizal AR.
Pengembangan sampah menjadi energi listrik ini, rencananya akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karya Jaya, dan akan memakan investasi sebesar Rp7, 5 Triliun.
“Kota sudah dapat pemenang tender, yakni dari Nainjing Indogreen China. Artinya dalam waktu dekat ini akan dibangun,” ujar Faisal.
Nantinya, pengelolaan sampah menggunakan incenerator akan menghasilkan listrik. Dimana, saat ini Pemkot Palembang sedang melalukan komunikasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait energi listrik yang dihasilkan.
“Listrik yang dihasilkan itu harus dibeli oleh PLN, sekarang kita sedang komunikasi,” ungkapnya.
Incenerator ini, merupakan project yang digagas Walikota Palembang dari tahun 2017 yang saat itu dipimpin H. Harnojoyo. Program ini merupakan suatu teknologi yang digunakan negara maju, dimana sampah dari masyarakat akan dimasukan didalam nya dengan suhu tinggi, pembakaran yang tinggi, teknologi tinggi, dan tidak tercemar.













