HeadlineSumsel

Diguyur 1 Jam, Banjir Kepung Kota Palembang

×

Diguyur 1 Jam, Banjir Kepung Kota Palembang

Share this article

KORDANEWS- Seperti biasa, air kembali menggenangi sejumlah wilayah di Kota Palembang.Selasa (1/5), Palembang diguyur hujan hampir 2 jam. Genangan air yang terjadi, tak hanya terjadi di ruas jalan utama hingga memacetkan arus lalulintas, tapi juga sejumlah perkampungan warga.
Dari pantauan, sejumlah ruas jalan yang tergenang air yakni sejumlah ruas Jalan Maysabara, Sekip Tengah, Sekip Ujung, dan sekitarnya. Selanjutnya ruas Jalan Jenderal Sudirman, Km 3,5, dan simpang Polda hingga air setinggi lutut orang dewasa. Alhasil kendaraan yang melintas pun banyak yang mati mesin. ”Mogok Mas, kena banjir,” ujar seorang pengendara motor yang mencoba berteduh dibawah fly over sembari mendorong motornya.
Kemudian, di Jalan Kolonel H Barlian di kawasan Km 5, Jalan R Soekamto, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Kapten A Rivai, Jalan Veteran, Perintis Kemerdekaan, Jalan Angkatan 45, dan kawasan Kenten, juga banjir.
Selanjutnya, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan IB I, dan Gandus. Untuk di seberang ulu, ada beberapa wilayah banjir, diantaranya Jalan A Yani, depan Yaktapena. Selanjutnya, kawasan Pasar Pagi Silaberanti, serta Jalan Banten VI, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II. Selain itu, ada juga Jalan Panca Usaha, Kecamatan SU I, yang juga tergenang air.
Genangan air yang tingginya berkisar antara 10 sampe 30 centimeter tersebut, tak pelak mengganggu aktifitas lalulintas.
Seperti di kawasan Jalan Kolonel H Barlian, terjadi penumpukan kendaraan mulai dari kawasan Km 4 hingga Km 8. Kondisi lalulintas sendiri padat merayap.
“Seperti biasalah, kalo hujan ya banjir. Seperti sudah jadi tradisi di Palembang. Tiap hujan banjir tiap hujan banjir,” ujar Rido, salah seorang pengendara mobil, warga Plaju.
Sedangkan Dani, salah seorang pengendara motor mengatakan, karena luapan air, membuat laju kendaraannya terhambat.
“Lagi macet ini, jalan merangkat. Padahal ada kerjaann jadi terlambat. Koq tidak ada selesainya masalah banjir ini. Tiap tahun masalah ini (banjir,Red) terus terjadi, tak ada solusi apa,” tandas warga Pahlawan ini kesal.
Senada dikatakan Cecep, warga Sukabangun II yang mengeluhkan, persoalan banjir yang tidak pernah selesai. “Persoalan klasik, yang penyelesaian juga klasik sehingga tidak pernah selesai. Memang Kota Palembang benar-benar kota air,” ujarnya.
Selain genangan air melanda sejumlah ruas jalan, juga melanda sejumlah perkampungan warga di hampir semua kecamatan. Antara lain Pahlawan dan sekitarnya, Sekip dan sekitarnya, Kenten dan sekitarnya, tanah Mas Km 12, dan sekitarnya dan sejumlah perkampungan lainnya.
Sementara pemerintah sendiri telah melakukan upaya dengan beberapa langkah yang salah satunya pembangunan kolam retensi dan pengerukan.
Pantauan lainnya, di kawasan Sekip, nampak air sudah mengenang jalan, bahkan salah satu sekolah dasar yang berada dikawasan Pasar Sekip langsung tergenang air. Beruntung hujan yang mendera Kota Palembang ini terjadi di hari libur, hingga tak terjadi kemacetan yang parah, mengingat para pekerja dan anak sekolah kebanyakan berada di rumah.
Sementara itu warga Jalan Kasnariansyah, RT 14/05, Kelurahan 20 Ilir D1, Kecamatan IT 1, juga mengeluhkan banjir. Bahkan salah satu rumah warga yakni Mei, mengaku air yang masuk ke rumah hingga setengah meter lebih. Selain dikarenakan hujan deras yang melanda, banjir yang terjadi di kawasan tersebut, lantaran adanya penutupan saluran air oleh pengelola Rusunawa.
Dimana, mereka menutup gorong-gorong yang ada dengan pagar beton, tanpa memberikan akses jalannya air. ”Kalau hujan begini kami jadi susah, sebab saluran air yang ada sudah ditutup, warga sudah lapor RT, tapi tak ada tanggapan,” tukasnya.

https://www.instagram.com/p/BiO_En8AWQo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *