KONDANEWS – Laskar Wong Kito berada di zona 3 setelah hasil drawing Piala Indonesia (PI) 2018.
Setelah resmi dilakukan drawing oleh Fenderasi sepak bola Tanah Air PSSI menggeber Piala Indonesia 2018 di Stadion Pekansari Cibinong melalui live streaming website resmi PSSI.ORG, Kamis (3/5). Pelaksaannya sendiri di gelar pada tanggal 8 Mei mendatang.
Alhasil sebanyak 128 tim yang akan diikut sertakan mereka terdiri dari klub Liga 1,2, dan 3 akan mengikuti turnamen yang terakhir dihelat tahun 2012 ini.
Sementara itu Sriwijaya FC (SFC) masuk ke Zona 3 bersama klub lain. Yakni, Sriwijaya FC, Persimura Musi Rawas, PS Bengkulu, PS Benteng, Persijam Jambi, PS Timah Bangka, PS Bangka Selection, PS Belitung Timur.
“Kita sudah dapat surat hasil drawing SFC ada di zona 3,”kata Sekertaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid saat dihubungi Kamis,(3/5).
Lalu untuk skema Piala Indonesia sendiri dijelaskan oleh Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono tentunya hampir sama dengan Piala Indonesia beberapa tahun lalu.
“Untuk skema Piala Indonesia adalah babak 128 besar, 64 besar, 32 besar, delapan besar, semifinal dan final. Nanti PSSI akan menggelar proses drawing pada 3 Mei di Stadion Pakansari, Cibinong sekaligus bertepatan dengan laga final PSSI Anniversary Cup 2018,” kata Joko
Drawing helatan Piala Indonesia yang terakhir kali di juara oleh Persibo Bojonegoro tersebut telah dilaksanakan di Stadion Pekansari Cibinong melalui live streaming website resmi PSSI.ORG, Kamis (3/5).
Dalam drawing tersebut, sebanyak 128 tim dibagi menjadi dalam 16 zona yang masing-masing zona diisi sebanyak tujuh hingga delapan tim yang dicampur dari Liga 1 hingga Liga 3.
Sementara tiga tim DIY, yaitu PSIM, PSS, dan Persiba Bantul dalam drawing tersebut masuk dalam zona 8 yang diisi PS Tira (Liga 1), Gadjah Mada FC, PSD Demak, Persibara Banjarnegara, dan juga Persitema Temanggung.
Fase 128 besar diproyeksikan akan berlangsung hingga awal Agustus 2018. Setiap fase akan dilakukan pengundian, kecuali 16 besar dan seterusnya.
Babak 128 dan 64 besar, pertandingan dilakukan dengan laga tunggal. Kemudian, dari 32 besar dan seterusnya, laga dilaksanakan dengan sistem gugur kandang-tandang.
Setiap klub yang tampil di Piala Indonesia akan mendapatkan match fee per laga yang besarannya meningkat seiring berlangsungnya putaran. Pada babak 128 besar, match fee yang disediakan sebesar Rp 100 juta dengan pembagian 40:60, yakni Rp 40 juta untuk tim kandang dan Rp 60 juta untuk tim tandang.
Format 40:60 masih berlaku pada babak 64 besar, tetapi jumlah match fee meningkat menjadi Rp 125 juta.
Lalu pada babak 32 besar yang berformat kandang-tandang, setiap tim akan mendapatkan Rp 150 juta.
Kemudian pada babak 16 besar Rp 200 juta per tim dan babak delapan besar Rp 250 juta per tim.
“Laga semi final sampai final tidak ada lagi match fee karena semuanya sudah mendapatkan hadiah, yaitu Rp3 miliar untuk juara, Rp2 miliar untuk runner up, Rp 1 miliar untuk peringkat ketiga dan Rp 500 juta untuk peringkat keempat,” jelas pria yang juga Wakil Presiden AFF ini.
Drawing Piala Indonesia 2018 ;













