KORDANEWS- Presiden Iran Hassan Rouhani mengutuk pembantaian yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga Palestina saat aksi-aksi demo di sepanjang perbatasan Gaza. Hal tersebut disampaikan Rouhani dalam KTT Organisasi Kerja sama Islam (OKI) yang berlangsung di Istanbul, Turki.
Dalam pertemuan yang digelar pada Jumat (18/5) waktu setempat itu, Rouhani menyampaikan sejumlah usulan tentang bagaimana menghentikan kekejian Israel.
“Untuk membantu bangsa Palestina dan melawan keputusan destruktif Presiden AS Donald Trump, kami meminta pemerintahan muslim dan negara-negara pencari kebebasan di dunia untuk merevisi hubungan politik, ekonomi dan komersial mereka dengan pemerintah AS, dan juga menghentikan semua hubungan mereka dengan rezim Zionis pendudukan (Israel) dan memboikot produk dan perusahaan Zionis,” ujar Rouhani seperti dilansir media Iran, Press TV, Sabtu (19/5/2018).
Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 62 warga Palestina dalam bentrokan, saat berlangsung aksi-aksi demo warga Palestina di perbatasan Gaza pada Senin (14/8) lalu. Aksi demo itu digelar untuk memprotes pemindahan Kedutaan AS ke Yerusalem. Aksi juga bertepatan dengan peringatan ‘Nakba’ atau ‘Malapetaka’ saat ratusan ribu warga Palestina terusir dari rumah-rumah mereka pada tahun 1948.
Lebih dari 2.700 warga Palestina juga terluka dalam bentrokan itu. Mereka terluka akibat terkena tembakan peluru tajam dan gas air mata yang digunakan pasukan Israel untuk menyerang para demonstran.
Ditegaskan Rouhani, Israel telah melakukan kejahatan-kejahatan terhadap warga Palestina selama 70 tahun terakhir. Israel juga telah melanggar semua nilai-nilai dan menantang komunitas internasional.













