KORDANEWS – Pelipatan surat suara sebanyak 491.667 lembar dikerjakan oleh 50 orang karyawan dan tenaga pendukung dari KPUD OKI, Kamis-Sabtu di Aula KPUD OKI. Dalam kegiatan ini diawasi langsing sejumlah aparat keamanan, dari Sat Intel Polres OKI, Dandim 0402/OKI, dan Pawaslu Kabupaten.
Di ruang aula tersebut, tidak diperbolehkan orang lain masuk terkecuali pekerja pelipat suara, pihak keamanan dan petugas KPUD itu sendiri. Hal itu guna mengantisipasi terjadi hal yang tidak inginkan.
Ketua KPUD OKI, Dedi Irawan SIP MSi didampingi Divisi Keuangan, Umum dan Logistik, Idham Khalik SE mengatakan,
total surat suara yang diterima pihaknya sebanyak 491.667 lembar dan masih terbungkus kardus dengan tertutup rapi.
“Dimana jumlah itu merupakan total dari daftar pemilih tetap (DPT), ditambah 2,5 persen surat suara cadangan dan 2.000 lembar surat suara untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU),” kata Dedi seraya berucap 2.000 surat suara itu tidak dilipat.
Ditambahkan Idham, karyawan dan tenaga pendukung KPUD yang melipat surat suara ini digaji. Untuk perlembar dihargai Rp Rp 75.
Terkait keamanan Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kasat Intel Polres OKI AKP Yusuf menjamin aman dan tidak ada penyelewangan surat suara.
Timnya terus melakukan pengawasan terhadap surat suara sejak kemarin, datangnya surat suara sampai proses pelipatan.













