HeadlinePeristiwa

Hati-hati Penipuan Penerimaan Tenaga Medis di RSUD Provinsi Sumsel

×

Hati-hati Penipuan Penerimaan Tenaga Medis di RSUD Provinsi Sumsel

Share this article

KORDANEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Nasrun Umar angkat bicara terkait adanya kasus penipuan yang dialami bidan.

Ia pun menegaskan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya,(25/6). Bahwa dalam proses perekrutan tenaga medis di RSUD Provinsi Sumsel merupakan tindakan oknum tak bertanggung jawab yang berada di luar panitia seleksi.

Apalagi, menurutnya saat melakukan proses perekrutan sudah berjalan proporsional dan mengedepankan kemampuan yang dimiliki pelamar.

“Kami meyakini, ini ulah orang yang tidak bertanggung jawabdi luar panitia seleksi. Saya selaku ketua panitia menegaskan jika seluruh proses sudah berjalan sesuai prosedur,” katanya.

Pada tahapan perekrutan, pihaknya telah melakukan sesuai dengan yang diatur dalam regulasi Permenkes 156 dan kebutuhan riil rumah sakit. Tahapannya seperti perencanaan, pengumuman iklan di media lokal maupun nasional, seleksi administrasi, pengumuman peserta yang lulus seleksi administrasi, tes psikologi, Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI), tes tertulis dan assesmen telah melalui proses yang transparan. Pegawai yang lulus tidak ada titipan pejabat atau lainnya.

“Kami memiliki passing grade tersendiri. Jika tidak ada pelamar yang memenuhi kualifikasi, maka langsug gugur dengan sendirinya,” ujarnya.

Bahkan, lantaran belum ada yang memenuhi kualifikasi, pihaknya terpaksa melakukan dua kali perekrutan. Tahap pertama Oktober 2017 yang diikuti 4651 pelamar. Sementara yang lulus seleksi hanya 142 pelamar.

“Mei lalu, kami kembali melakukan perekrutan. Pelamarnya sebanyak 3968 pelamar. Nantinya, baru akan diumumkan akhir Juni mendatang,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *